Beredar Isu Jari Palsu, Petugas KPU Jakarta Akan Cubit Jari Pemilih

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 14 Februari 2017
Beredar Isu Jari Palsu, Petugas KPU Jakarta Akan Cubit Jari Pemilih

Ketua KPU DKI Sumarno. (MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Sumarno mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan jari tangan para pemilih sebelum melakukan pencoblosan. Hal ini untuk mencegah untuk mencoblos dua kali.

"Tentu petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) akan memeriksa pada jari-jari pemilih agar menghindari pemilih dengan jari palsu," kata Sumarno saat ditemui di Gedung KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya No. 15, Jakarta Pusat, Selasa (14/2).

Sumarno menjelaskan, trik untuk membedakan mana jari yang asli atau yang palsu yakni dengan mencubit terlebih dahulu tangan si pemilih agar memastikan keasliannya.

"Biasanya kami cubit terlebih dahulu. Bila sakit saat dicubit, maka berarti asli. Kalau dia tidak merasa sakit, berarti palsu. Semoga tidak ada lah jari-jari palsu. Besok kami akan menginstruksikan untuk cubit," jelasnya.

Seperti diketahui, menjelang pencoblosan Pilgub DKI Jakarta 2017 digelar besok, Rabu (15/2). Jelang pemlihan, sudah banyak beredar akan ada jari-jari palsu pada saat pencoblosan. (Abi)

Berita terkait pencoblosan baca juga: Tunjukkan Jarimu Usai Nyoblos dan Dapatkan Promo Menarik Ini

#Tangan Palsu #Pilgub DKI 2017
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
PWNU Jakarta Sebut RK, Anies, Pras PDIP, hingga Kaesang Layak Jadi DKI 1
Banyak Tokoh nasional yang mempuni hingga layak dipertimbangkan sebagai calon gubernur (cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.
Wisnu Cipto - Sabtu, 09 Maret 2024
PWNU Jakarta Sebut RK, Anies, Pras PDIP, hingga Kaesang Layak Jadi DKI 1
Bagikan