Bercinta saat Sedang Flu, Apakah Aman?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 07 Maret 2019
Bercinta saat Sedang Flu, Apakah Aman?

Flu menular melalui virus (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN, wilayah Jakarta dan sekitarnya sedang dilanda hujan terus. Kalau sudah hujan begini. Daya tahan tubuh seseorang akan menurun. Kamu akan rentan terkena penyakit. Salah satunya ialah penyakit flu.

Namun, bagi pasangan, sakit atau enggak hasrat bercinta sepertinya tetap ada. Apalagi bagi pria yang sehat. Mereka tetap ingin bercinta dengan pasangannya walau menderita flu. Tapi pertanyaannya sekarang. Apakah bercinta saat mengidap flu diperbolehkan? Apakah dapat menular ke pasangan yang sehat?

1. Flu menular melalui saluran pernapasan

Virus flu dapat hidup sampai 24 jam (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Yang perlu kamu pahami, flu terjadi karena virus. Virus flu menyebar melalui udara. Bagi orang yang mengidap flu, mereka bisa menularkan virus itu ke orang lain. Melalui saluran pernapasan mereka.

"Virus itu bisa menyebar melalui bersin, batuk, bernapas, berjabat tangan, dan berciuman," kata Jamin Brahmbhatt, MD, ahli urologi dan ahli kesehatan seksual di Orlando Health di Florida. Brahambahtt menambahkan, Virus flu dapat hidup selama 24 jam di atas meja. Dua jam di lembaran tisu. Serta 15-30 menit di tangan manusia.

2. Seks dapat menularkan virus flu dengan mudah

Menjaga jarak satu meter agar tidak tertular virus flu dari pengidapnya (Foto: Pexels/Rene Asmussen)

Menurut Kate White, MD, asisten profesor ob-gyn di Universitas Boston, orang sehat harus menjaga jarak dari orang yang terkena flu. Setidaknya sejauh satu meter agar enggak tertular virus flu dari orang tersebut.

Enggak mungkin kamu berhubungan seks dari kejauhan. Kamu harus melakukan kontak badan supaya intim. Jadi jika kamu atau dia sedang mengidap flu. Lupakan dulu untuk melakukan percintaan malam ini. "Peluang Anda untuk berhubungan seks dengan pasangan yang terkena flu sangat tidak mungkin," tambah Dr. White.

3. Seseorang masih terlihat sehat meskipun sudah seminggu terjangkit virus flu

Seseorang bisa sudah tertular flu walaupun terlihat sehat (Foto: Pexels/Pixabay)

Flu dapat menular seminggu sebelum penderita menunjukkan gejala-gejala flu. Jadi bisa saja seseorang tertular flu melalui pasangannya. Walaupun kelihatannya pasangannya itu terlihat sehat-sehat saja. Bahkan mereka yang mau sembuh dari flu bisa menularkan virus itu. Tepat tujuh hari setelah gejala flu mereda.

Jadi sahabat Merah Putih harus sabar dulu kalau lagi menderita flu. Jangan coba-coba berhubungan seks. Bahkan Dr. Brahmbhatt menyarankan untuk pisah ranjang sementara dengan pasangan kamu yang mengidap flu. (ikh)

Baca juga: Bercinta saat Camping, Kenapa Enggak?

#Seks #Kesehatan #Tips Bercinta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan