MerahPutih.com - Omari Hutchinson mengaku seperti sedang bermimpi setelah resmi bergabung dengan AC Milan. Winger berusia 22 tahun itu turut mengungkap tiga pemain Rossoneri yang menjadi idolanya sejak kecil.
Hutchinson bergabung dengan AC Milan dari Nottingham Forest pada penghujung bursa transfer musim panas.
Pemain asal Inggris tersebut dipinjam selama satu musim dengan opsi pembelian permanen senilai 40 juta euro yang dapat berubah menjadi kewajiban membeli jika sejumlah kondisi terpenuhi.
Kepindahan itu menjadi momen spesial bagi Hutchinson. Ia mengaku sulit menolak ketika klub sebesar Milan datang memberikan tawaran.
Baca juga:
Profil Omari Hutchinson, Pemain Baru AC Milan yang Terinspirasi Kobe Bryant
Ini gila, seperti mimpi. Ketika klub besar seperti Milan datang mengetuk pintu, menurut saya gila jika saya tidak datang. Apalagi sejak kecil, ayah saya selalu bercerita tentang legenda-legenda besar yang pernah bermain di klub ini. Sekarang melihat diri saya berada di sini adalah perasaan yang luar biasa,
ujar Hutchinson kepada media klub.
Pesan Ruben Amorim: Kamu Pernah Cetak Gol Lawan Saya
Hutchinson juga menceritakan percakapannya dengan Ruben Amorim sebelum pindah ke San Siro. Pelatih Milan itu ternyata langsung mengingat momen ketika Hutchinson pernah mencetak gol ke gawang tim yang ditanganinya.
Saya mendapat telepon darinya. Hal pertama yang dia katakan adalah, ‘kamu mencetak gol melawan saya’. Saya hanya tertawa di telepon dan berkata, ‘maaf’. Tetapi dia menjawab, ‘tidak masalah, sekarang waktunya melakukan itu bersama kami’,
kata Hutchinson.
“Dia memberikan banyak respons positif. Dia menginginkan saya di dalam tim dan saya akan bekerja untuknya serta lambang klub ini. Saya sudah tidak sabar.”
Hutchinson pun mengungkap ambisinya bersama Milan. Ia ingin bermain agresif, menghibur suporter, menciptakan peluang, sekaligus mencetak gol dan assist.
Yang bisa saya pikirkan sekarang adalah mencetak gol, melakukan backflip, dan melihat para suporter menjadi gila. Itu yang terus terbayang di kepala saya. Saya hanya ingin itu menjadi kenyataan.
Hutchinson Sebut Tiga Idola di AC Milan
Hutchinson mengaku sudah lama mengidolakan sejumlah pemain besar yang pernah mengenakan seragam Milan. Tiga nama yang paling berkesan baginya adalah Robinho, Ronaldinho, dan Kaka.
Baca juga:
AC Milan Rajai Pemasukan Bursa Transfer Serie A 2026, Rafael Leao Jadi Tambang Emas
Ia juga menceritakan pengalaman tak terlupakan ketika bertemu Andrea Pirlo saat berlibur di Spanyol bersama keluarganya.
“Bertemu Pirlo itu gila. Saya sedang berlibur di Spanyol bersama keluarga. Kami berada di dekat pantai, saya keluar dari mobil dan dia ada di sana bersama keluarganya. Saya rasa tidak ada yang mengenalinya. Saya kemudian meminta foto dan kami sedikit berbincang tentang klub tempat saya bermain. Itu benar-benar momen yang tidak nyata.”
Ada begitu banyak legenda yang pernah datang melalui klub ini. Bagi saya, saya menyukai Robinho, Ronaldinho, dan Kaka, para pemain menyerang. Mereka adalah pemain yang sangat Anda idolakan,
terang Hutchinson.
Hutchinson menjadi rekrutan kelima Milan pada bursa transfer musim panas setelah Goncalo Ramos, Diego Moreira, Mario Gila, dan Sankhoun Diawara. Kini, ia berharap bisa membuktikan diri dan mewujudkan mimpinya bersama Rossoneri. (*)