Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Berapa Lama Durasi Bercinta yang Ideal? Ini Jawabannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 12 Januari 2018
Berapa Lama Durasi Bercinta yang Ideal? Ini Jawabannya

Ilustrasi. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM hal membicarakan kehidupan seksual, ekspektasi dan kenyataan selalu ada pada ujung yang berbeda. Sebuah survei global terbaru juga menyuarakan hal yang sama.

Survei yang dilakukan situs kencan berbasis di Inggris, SaucyDates.com, itu melibatkan 3.836 laki-laki dan perempuan. Para responden ditanya berapa lamakah durasi bercinta yang mereka harapkan. Durasi itu tidak terhitung bagian foreplay, ya.

Rata-rata, para perempuan mengidealkan sesi bercinta berlangsung selama 25 menit dan 51 detik. Sementara itu, para pria rata-rata menghendaki 25 menit dan 43 detik.

Namun, angka-angka itu hanya harapan ideal. Faktanya, sesi bercinta para responden umumnya hanya bertahan 16 menit!

Survei itu juga membagi durasi bercinta para pasangan di beberapa negara. Di Amerika Serikat, laki-laki dan perempuan bercinta selama 17 menit dan 5 detik. Di Kanada, pasangan bercinta selama 17 menit. Di posisi selanjutnya ialah pasangan dari Inggris yang rata-rata bercinta selama 16 menit dan 58 detik.

Secara mengejutkan, pria berusia 30-an bercinta dengan durasi terlama. Demikian yang diungkapkan dalam survei tersebut. Hal itu disebabkan laki-laki di usia itu punya catatan bercinta yang lebih bagus ketimbang mereka yang lebih tua ataupun yang lebih muda.

Jadi menurut Anda, apakah 16 menit terlalu cepat atau terlalu lama?(dwi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan