Merahputih.com - Chairman sekaligus CEO Acer, Jason Chen, meragukan prediksi bahwa kelangkaan memori komputer (RAM) akan berlangsung hingga 2030.
Seperti dilansir Tom's Hardware, menurut Chen, pasokan RAM DDR4 dan DDR5 mulai bertambah. Di sisi lain, produsen memori asal China terus meningkatkan kapasitas produksi dan mulai menawarkan produknya kepada pembuat perangkat di luar pasar domestik.
Baca juga:
Harga Samsung Galaxy S26 Dikabarkan Bakal Naik, Chip Memori Jadi Biang Keladinya!
Pandangan Chen ini berbeda dengan sejumlah prediksi di industri memori yang memperkirakan pasokan komponen masih ketat dalam beberapa tahun ke depan.
Strategi Produsen Memori
Chen bahkan menduga peringatan mengenai kelangkaan memori yang terus bermunculan berkaitan dengan kepentingan bisnis pemasok besar.
Ia menilai tiga produsen memori terbesar, yakni Micron, Samsung, dan SK hynix, memiliki kepentingan untuk mempertahankan margin keuntungan yang tinggi.
Namun, tambahan kapasitas produksi dari China berpotensi mengubah kondisi tersebut.
Baca juga:
Memori Buatan China
Produsen memori China disebut mulai menawarkan harga yang lebih kompetitif. Kapasitas produksi baru juga terus bertambah dan produknya mulai tersedia bagi perusahaan teknologi di luar China.
Acer sendiri disebut mulai menggunakan chip memori buatan China pada sebagian produknya. HP dan Asus juga dilaporkan mengambil langkah serupa, seperti dihimpun KompasTekno dari Tom's Hardware.
Chen menilai dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus industri memori. Pemasok dengan stok besar memiliki kepentingan menjaga ekspektasi bahwa harga akan terus meningkat.
Meski harga memori saat ini masih tinggi dan fluktuatif, Chen melihat laju kenaikannya mulai melambat.
Baca juga:
Apple Mulai Bingung, Terpaksa Minta Samsung Jadi Pemasok Memori iPhone 18
Harga PC Masih Bisa Naik hingga 2027
Membaiknya pasokan RAM belum otomatis membuat harga komputer turun. Chen justru memperkirakan harga jual PC masih berpotensi naik 5 hingga 20 persen pada kuartal IV 2026.
Kenaikan juga masih mungkin berlanjut hingga kuartal I 2027.
Menurut Chen, perubahan harga komponen tidak langsung tercermin pada harga produk yang dibayarkan konsumen. Acer memperkirakan harga komponen dapat mencapai titik puncak sekitar pertengahan 2027, sejalan dengan jadwal penambahan kapasitas produksi semikonduktor.
Setelah itu, harga diperkirakan mulai stabil dan berpeluang turun pada paruh kedua 2027.