Teknologi

Belum Usai. Apple Kembali Tuntut Epic Games dengan Tuduhan Menghancurkan Ekosistem iOS

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 13 Oktober 2020
Belum Usai. Apple Kembali Tuntut Epic Games dengan Tuduhan Menghancurkan Ekosistem iOS

Apple marah karena imagenya menjadi buruk akibat Fortnite. (Foto: Epic Games)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKIPUN Epic Games kibarkan bendera putih, Apple malah menghajar balik Epic Games. Apple mulai mengajukan gugatan balik pada 10 September 2020 pada developer Fortnite. Tujuannya sepertinya mencari kompensasi dan ganti rugi atas kerusakan ekosistem iOS yang telah Apple bangun.

Dilansir dari laman Gizmodo, Apple menginginkan pertanggungjawaban Epic Games atas rusaknya kontrak perusahaan iPhone dengan developer penggarap Fortnite tersebut. Apple menyadari bahwa kampanye yang dilakukan oleh Epic Games merusak citra Apple terhadap konsumen yang telah setia kepada brand itu.

Baca Juga:

Sengit, Epic Games Tak Memperbolehkan Apple Gunakan Unreal Engine

game
Epic Games kehilangan setengah lebih pemainnya akibat hilangnya game tersebut di App Store. (Foto: Epic Games)

"Kasus Epic Games ini membuat Apple kesusahan mengembalikan reputasi kepada konsumen yang telah setia kepada App Store, yang telah mengunduh game Fortnite, hingga orang yang merasa privasi terjaga ketika bertransaksi di App Store." jelas Apple dalam surat gugatannya yang baru untuk menghajar balik Fortnite.

Bisa jadi, Apple mengira Fortnite adalah kuda trojan bagi App Store. Yakni membuat kode untuk melewati verifikasi yang dilakukan secara berkala oleh Apple. Hal itu baru disadari Apple ketika update Fornite terakhir sebelum ditendang dari App Store. Mampu melakukan transaksi di luar App Store menjadi pelanggaran berat yang sudah Epic Games lakukan.

Baca Juga:

Epic Games Singgung Apple Lewat Trailer 'Ninteteen Eighty-Fortnite'

Apple mengklaim bahwa perusahaan tersebut mendapatkan email dari CEO Epic Games, Tim Sweeney pada 13 Agustus 2020 lalu. Bertuliskan "Kita tidak akan membayar 30 persen tersebut kepada kalian".

Tentu perlawanan Epic Games menjadi efek domino bagi developer lain yang mengetahui bahwa 30 persen tersebut sangatlah besar, dan ingin melawan balik perusahaan Apple.

Epic Games telah mengibarkan bendera putihnya dan ingin Fortnite kembali ke App Store. Sepertinya kehilangan 63 persen pemainnnya membuat Epic Games mengerti bahwa mereka sedang melawan Apple, platform smartphone dan komputer yang memiliki pasar terbatas dengan populasi terbanyak. (dnz)

Baca Juga:

Yuk Intip Review Apple Watch 6 Sebelum Membelinya

#Teknologi #Video Game #Game #Gamers #Apple
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Daftar HP Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy S26 hingga Z Fold 7!
Daftar HP Samsung yang dapat One UI 9 kini bertambah. Samsung Galaxy S26 hingga Z Fold 7 sudah bisa mendapatkannya.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Daftar HP Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy S26 hingga Z Fold 7!
Tekno
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 hingga Kamera 200MP
Xiaomi 18 kini kembali bocor dengan spesifikasi gahar. HP itu membawa kamera 200MP hingga chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 hingga Kamera 200MP
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Ungkap Desain Kamera Belakang Baru, Begini Wujudnya
Samsung Galaxy S27 Ultra akan membawa perubahan di kamera belakangnya. Lalu, casingnya juga sudah bocor.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Ungkap Desain Kamera Belakang Baru, Begini Wujudnya
Tekno
OPPO Find X10 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Find X10 global kini sudah muncul di Geekbench. HP itu akan membawa spesifikasi unggulan di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
OPPO Find X10 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18 Diprediksi Meluncur Desember 2026, Bawa Baterai 7.200 mAh?
Xiaomi 18 diprediksi meluncur Desember 2026. HP ini akan membawa baterai 7.200 mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Xiaomi 18 Diprediksi Meluncur Desember 2026, Bawa Baterai 7.200 mAh?
Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Bagikan