EDUCATIONAL Advisory Board (EAB) melalui Home Business Magazine pada 2022 menyampaikan bahwa kebutuhan profesional di bidang IT secara global akan meningkat. Melihat hal tersebut, salah satu penyedia program pelatihan IT bootcamp di Indonesia kini melucurkan program baru untuk meningkatkan kemudahan dalam pembelajaran di dunia teknologi informasi, khususnya Software Engineering bagi para calon peserta agar memudahkan proses kerja sama dengan klien dari dalam dan luar negeri.
Baca juga:
Lihat postingan ini di Instagram
“Kami sangat senang dengan peluncuran program baru ini yang memungkinkan siapa saja bisa belajar Software Engineering tanpa terikat tempat dan waktu,” ucap Chief Executive Officer Enigma Camp Muhammad Irfan dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Selasa (7/3).
Program terbaru ini dilakukan secara daring dan dirancang agar mudah digunakan. Adapun informasi terkait program terbaru ini sudah ada dalam situs Enigma Camp. Informasi pada situsnya pun sudah dilengkapi dengan semua informasi yang dibutuhkan untuk memahami lebih jauh terkait program dan layanan Enigma Camp. Contohnya penjelasan terkait program pelatihan, silabus materi pembelajaran, jadwal, dan detail serta kualifikasi pendaftar.
Menurut Enigma Camp, di Indonesia sepanjang 2022 diperkirakan terdapat sekitar 8,4 juta orang dengan status pengangguran. Sementara itu pada 2030 diproyeksikan terjadi kekurangan sebanyak 47 juta talenta digital di kawasan Asia Pasifik. Di level nasional, tercatat setidaknya 50 persen dari tenaga kerja Indonesia baru memiliki keterampilan digital tingkat dasar dan menengah. Sementara mereka dengan keterampilan digital tingkat lanjutan dipresentasikan masih kurang dari 1 persen dari total angkatan kerja Indonesia.
Baca juga:
Jadi Model EIDER, Jang Wonyoung Kembali Disebut Sebagai ‘IT Girl’
Lihat postingan ini di Instagram
Enigma Camp memiliki puluhan mentor dengan bekal puluhan tahun pengalaman yang akan memberikan pelatihan dan pembinaan bagi para talenta.
“Kami cukup optimistis dengan jejak dan pengalaman yang kami miliki bisa terus menghadirkan talenta digital berkualitas demi menjawab berbagai kebutuhan akan talenta untuk mendukung tumbuh kembang industri digital dan berbagai industri lainnya yang membutuhkan talenta digital,” tutup Muhammad Irfan. (far)
Baca juga: