Belajar Asyik bersama Selebritas

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 18 September 2018
Belajar Asyik bersama Selebritas

Quipper menggandeng sejumlah selebritas Tanah Air sebagai guru. (foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERKEMBANGAN teknologi informasi dan komunikasi yang begitu dinamis menghadirkan tantangan tersendiri di berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Guru memiliki peran vital dalam menstimulasi cara berpikir anak-anak. Kritisnya cara berpikir para siswa membuat lembaga pendidikan harus berinovasi. Anak muda saat ini sangat dekat dengan teknologi. Hal tersebut membuat para pekerja di sektor pendidikan melakukan pendekatan melalui teknologi informasi.

Pola belajar siswa masa kini pun jauh jika dibandingkan dengan siswa beberapa tahun ke belakang. Buku tak lagi menjadi pedoman utama anak-anak dalam belajar. Materi pelajaran dengan mudahnya didapatkan melalui gawai mereka. Pembelajaran melalui gawai juga jauh lebih interaktif ketimbang metode belajar konvensional. Siswa bisa mengunggah tugas dan mengerjakan ujian secara langsung di gawai pribadi.

Febby Rastanty kini menjadi pengajar di platform belajar daring. (foto: istimewa)

Peran guru di kelas pun telah berubah. Mereka kini tak hanya bertugas untuk mengajar para siswa, tetapi juga memfasilitasi pembelajaran siswa di kelas. Tugas utama mereka kini bisa diambilalih para tenaga pendidik yang disediakan pengembang platform pembelajaran daring. Salah satu pengembang platform pembelajaran daring, Quipper, menggunakan konsep yang cukup unik. Guru-guru yang diberdayakan mereka ialah selebritas dan figur publik Tanah Air.

Setelah sukses menjadikan Maudy Ayunda sebagai salah satu pengajar untuk mata pelajaran ekonomi, kini mereka menggaet lebih banyak selebritas Tanah Air, seperti Vidi Aldiano dan Febby Rastanty. Keduanya hadir sebagai Super Teacher. Kedua figur publik tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Mereka merupakan selebritas yang peduli dengan masalah pendidikan. Prestasi akademik mereka pun cukup membanggakan.

vidi aldiano
Vidi Aldiano senang bisa menyalurkan kecintaannya dalam mengajar. (foto: istimewa)

Febby merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dalam waktu 3,5 tahun, ia berhasil menuntaskan perkuliahannya dengan predikat cumlaude. Sementara itu, Vidi dipilih karena mampu meraih gelar magister di universitas bergengsi dunia, Machester University.

“Menjadi guru merupakan kesempatan luar biasa. Saya bisa menyalurkan kecintaan saya dalam mengajar,” ujar Vidi di acara yang diselenggarakan Quipper Indonesia, Senin (17/9). Ia merasa lebih berkesan karena mengajar dengan metode tak biasa. Bukannya mengajar di ruangan kecil dengan siswa terbatas, melainkan mengajar anak-anak Indonesia. Dampaknya dirasakan oleh anak Indonesia yang mengakses apilikasi tersebut.(Avi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More
Bagikan