MerahPutih.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza membela pemainnya Allano Lima, menyusul kartu kuning yang kembali diterimanya. Terbaru kartu kuning didapat saat Persija menghadapi Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2) malam pada pekan 23 Super League 2025/2026.
Bagi Allano, itu menjadi kartu kuning ke-11 yang diterimanya musim ini. Sekaligus menjadikannya sebagai emain dengan kartu kuning terbanyak.
Mengikut Allano, ada Ricky Kambuaya dari Dewa United Banten FC (9 kartu kuning), Carlos Franca (Persijap, 8), Reva Adi Utama (PSIM, 8), dan Novan Sasongko (Madura United, 8).
Allano kerap disorot buntut kartu kuning yang diterima. Bahkan pemain asal Brasil itu pernah diganjar kartu merah (dua kartu kuning) di pertandingan kontra Persis Solo.
Menurut Mauricio Souza, tidak semua kartu kuning yang keluar karena sikap emosional Allano.
Baca juga:
Persija Samai Jumlah Poin Persib, Mauricio Souza: Kami Akan Juara jika Itu Kehendak Tuhan
Ia juga mengajak untuk tidak hanya fokus ke kartu kuning, melainkan ke kontribusi yang telah diberikan Allano Lima untuk Persija.
Allano telah mencatatkan 6 gol dan 7 assist di 20 pertandingan, membuatnya menjadi salah satu pemain kunci Persija musim ini.
Kontribusinya diperkuat tujuh kali gelar pemain terbaik dalam satu pertandingan atau man of the match, termasuk di pertandingan kontra Malut United, Selasa (24/2).
View this post on Instagram
'"Allano meninggalkan lapangan dengan mengatakan bahwa dia sama sekali tidak berbicara kepada pemain lawan, wasit, atau siapa pun. Saat itu, ada beberapa pemain yang terlibat, dan satu-satunya pemain yang menerima kartu adalah Allano," kata Mauricio Souza.
"Tetapi yang paling membuat saya sedih adalah Anda tidak pernah mengakui kemenangan Persija. Pertanyaan Anda selalu bernada kritis terhadap beberapa pemain di tim kami. Sepertinya tidak ada yang kami lakukan yang memuaskan Anda. Malut menang melawan beberapa lawan yang bersaing untuk gelar di sini, di stadion mereka sendiri. Dan kami datang ke sini untuk pertandingan yang sangat sulit dan berhasil menang."
"Saya pikir ini adalah kali ketujuh Allano memenangkan penghargaan pemain terbaik. Tetapi kita hanya fokus pada kartu kuningnya, yang sangat menyedihkan. Apakah Allano pemain yang tidak bertanggung jawab yang mendapat begitu banyak kartu," ujar Souza.
"Kami telah berbicara dengannya beberapa kali, dan dia telah mengendalikan dirinya. Dia pemain yang bersemangat, pemain yang mencari permainan, yang mencari konfrontasi, tetapi hari ini dia sama sekali tidak melakukan apa pun yang pantas mendapatkan kartu. Dan saya akan fokus pada kemenangan Persija dan bukan pada kartu Allano," tutur pelatih asal Brasil tersebut.