Begini Ketika Presiden Menyapa dengan Gaya "Kekinian"

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Kamis, 02 Maret 2017
Begini Ketika Presiden Menyapa dengan Gaya

Raja Salman bersama Presiden Joko Widodo. (FOTO Antara/Puspa Perwitasari/pd/17)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikenal sebagai sosok yang tampil apa adanya serta tak segan berkomunikasi dengan masyarakat secara terbuka dan lugas.

Setelah sebelumnya memiliki akun media sosial berbasis twitter dan juga facebook, kini Jokowi juga berkomunikasi dengan gaya "kekinian" melalui video blog atau yang dikenal juga dengan vlog.

Seperti yang diunggah sesaat setelah pertemuan dengan Raja Salman dari Arab Saudi, Jokowi berkomunikasi dengan masyarakat memanfaatkan platform vlog.

Dalam video yang berdurasi dua menit dua puluh enam detik itu, Jokowi secara langsung bercerita tentang bagaimana kunjungan Raja Salman ke Indonesia dan juga pertemuan kedua kepala negara.

Dibawakan dengan gaya yang santai dan apa adanya, Jokowi bercerita bahwa kunjungan Raja Salman ke Indonesia merupakan kunjungan balasan setelah pada 2015 lalu Jokowi berkunjung ke negara tersebut.

Di sela-sela jamuan makan siang yang berlangsung di Istana Bogor, Jokowi bercerita saat mengunjungi Arab Saudi. Saat itu, ia menyampaikan undangan kepada Raja Salman untuk bisa berkunjung ke Indonesia.

"Saat itu (2015) saya menyampaikan undangan agar beliau Sri Baginda Raja Salman bisa berkunjung ke Indonesia dan kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan saya ke Arab Saudi pada 2015 lalu," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, kunjungan Raja Salman ini merupakan kunjungan yang bersejarah setelah 47 tahun dari kunjungan terakhir kepala negara Arab Saudi pada tahun 1970.Dalam vlog itu bahkan Jokowi mempersilahkan Raja Salman untuk langsung menyapa masyarakat Indonesia.

Dengan wajah yang senang dan reaksi yang spontan, Raja Salman mengatakan bahwa ia sangat senang berada di Indonesia dan bahagia bisa bertemu dengan rakyat Indonesia.

"Dan bagi kami rakyat Indonesia adalah merupakan saudara kami dan juga rakyat yang sangat mulia," kata Raja Salman.

Di akhir video pendek itu, Jokoei mengharapkan kunjungan Raja Salman ini bisa meningkatkan kualitas hubungan antarkedua negara.

Komunikasi Populer yang dilakukan oleh Jokowi ini tergolong populer dan menembus batas protokoler yang ada. Bagi masyarakat, pola komunikasi ini dapat dimaknai sebagai upaya yang tulus dari kepala negara untuk bisa dekat dan bercerita langsung ke masyarakat.

Penampilan Jokowi dalam vlog bukan hanya kali ini saja. Beberapa kali Jokowi bersama putranya, Kaesang Pangarep tampil dalam vlog berdurasi antara satu hingga tiga menit. Dalam sebuah vlog, bagaimana Jokowi mendatangi pangkas rambut dan meminta agar rambutnya dirapikan. Sementara Kaesang menemani ayahnya sambil sesekali mengobrol dengan tukang pangkas rambut yang merapikan rambut Jokowi. Beberapa dialog lucu dan spontan baik antara Kaesang dengan sang ayah dengan pemangkas rambut terjadi.

Vlog lainnya yang juga bisa dinikmati oleh masyarakat tentang aktivitas Jokowi dan Kaesang adalah vlog yang bercerita tentang bagaimana Jokowi mengomentari potongan rambut putra nomor tiganya itu. Komunikasi antar ayah dan anak yang biasa kita temui sehari-hari di kebanyakan keluarga Indonesia juga terekam dalam vlog ini.

Sebelum membuat vlog bersama Raja Salman, pada 4 Februari lalu Presiden juga membuat vlog saat membuka Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Vlog yang ditonton oleh 363.437 orang itu, Jokowi bercerita tentang bagaimana suasana acara tersebut. Berdurasi 30 detik, Jokowi mengajak untuk melihat bagaimana suasana stadion yang riuh oleh pendukung PSS Sleman dan Persipura Jayapura.

Ada pula Vlog yang menggambarkan bagaimana Jokowi berlatih memanah dalam rangka persiapan mengikuti turnamen panahan di Bogor beberapa waktu lalu. Berdurasi tiga menit dua puluh enam detik, vlog itu menceritakan bagaimana sesi latihan memanah yang diikuti oleh Jokowi. Vlog tersebut mendapat sambutan masyarakat dan ditonton oleh 483.370 orang.

Komunikasi publik yang dilakukan Jokowi dengan menggunakan berbagai saluran media sosial yang ada memberikan informasi sekaligus wadah komunikasi visual antara presiden dengan rakyatnya. Kesan angker, terikat dengan protokoler dan berjarak dengan rakyat, oleh presiden dicoba untuk diatasi.

Kedekatan dengan rakyat melalui berbagai medium seperti blusukan, dialog spontan hingga video blog serta berbagai macam platform media sosial lainnya merupakan modal yang kuat bagi seorang pemimpin untuk memahami rakyatnya. Dengan pemahaman itu, maka seorang pemimpin mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga program kerja dan pembangunan bisa tepat dan sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh rakyat.

Sumber: ANTARA

#Presiden Jokowi #Kaesang Pangarep #Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Konsolidasi struktur penting untuk menyatukan pemahaman kader mengenai arah dan visi partai di masa depan.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
PSI Tata Struktur Jelang Pemilu 2029, Bidik Sulsel sebagai 'Kandang Gajah'
Indonesia
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Faktanya, kedua wilayah itu sudah kuat menjadi kandang PDIP.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Indonesia
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Melengkapi struktur partai tidak semata-mata didesak kebutuhan elektoral, tetapi juga agar PSI Jakarta bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Kaesang Minta Struktur PSI Lengkap, DPW DKI: Kami Terus Bekerja Keras
Indonesia
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Rusdi Masse pernah menjadi Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) selama dua periode, dan sempat menduduki Ketua DPD II Partai Golkar di Sidrap. Awal karir politiknya dimulai dari Partai Bintang Reformasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Mantan Ketua DPW NasDem Rusdi Masse Resmi Merapat Jadi Anak Buah Kaesang di PSI
Olahraga
Prestasi Persis Jeblok, Kaesang Bersedia Teken 5 Tuntutan Suporter Ultras
Pertemuan Kaesang Pangarep dengan suporter ultras Persis Solo berlangsung tertutup selama sekitar 1 jam.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Prestasi Persis Jeblok, Kaesang Bersedia Teken 5 Tuntutan Suporter Ultras
Indonesia
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Kaesang mengatakan target nasional masih menunggu hasil rakorwil dari provinsi lain.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Indonesia
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Rakorwil ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai, khususnya dalam menyambut tahapan verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Persis Solo Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Kaesang Disebut Sangat Sibuk
Owner Persis Solo, Kaesang Pangarep, menyebut perubahan direksi ini sebagai bentuk penyegaran yang dibutuhkan klub.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Oktober 2025
Persis Solo Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Kaesang Disebut Sangat Sibuk
Bagikan