BCA Indonesia Open Jadi Penilaian Terakhir Ganda Putri Pelatnas

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 10 Juni 2017
BCA Indonesia Open Jadi Penilaian Terakhir Ganda Putri Pelatnas

Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi (Foto PP PBSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PBSI akan melakukan evaluasi terakhir untuk sektor ganda putri Pelatnas pada BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Kejuaraan ini akan menentukan nasib pemain ganda putri apakah akan bertahan di Pelatnas atau dipulangkan.

Kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 bakal menjadi penilaian terakhir dari program evaluasi enam bulanan yang diterapkan Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian.

Di awal tahun 2017, Eng memang pernah menyebutkan bahwa ia telah menetapkan sejumlah kriteria dan target bagi para penghuni pelatnas ganda putri senior untuk dapat bertahan menjadi anggota timnas di pelatnas Cipayung.

“Indonesia Open ini akan menjadi evaluasi enam bulanan di ganda putri, terutama pemain-pemain senior. Jadi semua saya beri target untuk bisa berprestasi di kejuaraan ini, kalau masih mau lanjut di pelatnas PBSI,” ujar Eng.

Empat pasangan ganda putri senior pelatnas akan berjuang di babak utama BIOSSP 2017. Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari kini memiliki peringkat tertinggi diantara rekan-rekan sepelatnasnya dengan menduduki rangking 15 dunia. Di babak kedua, Della/Rosyita kemungkinan akan bertemu dengan wakil Tiongkok unggulan keenam, Luo Ying/Luo Yu.

Sedangkan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani juga berpeluang untuk jumpa pasangan unggulan yaitu Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan dari Korea. Sama halnya dengan pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu, jika berhasil melewati babak pertama, keduanya bakal dihadapkan dengan unggulan ketiga dari Korea, Chang Ye Na/Lee So Hee.

Pasangan Rizki Amelia Pradipta/Tiara Rosalia Nuraidah di babak pertama sudah harus berhadapan dengan ganda putri utama Thailand, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai.

“Tiga pasangan senior akan menghadapi pasangan-pasangan terbaik dunia di babak pertama dan kedua. Sedangkan satu pasangan lagi akan berhadapan dengan ganda putri terbaik Thailand di babak pertama, saya akan lihat apakah mereka bisa melewati babak tersebut,” tutur Eng.

Sementara itu, skuad pratama ganda putri pelatnas memenuhi draw babak kualifikasi. Mereka adalah Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma, Yulfira Barkah/Meirisa Cindy Sahputri, Ramadhani Hastiyanti Putri/Vania Arianti Sukoco, Tania Oktaviani Kusumah/Nisak Puji Lestari, Pitha Haningtyas Mentari/Virni Putri serta Serena Kani/Jauza Fadhila Sugiarto.

#PBSI #Pasangan Ganda Putri
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Baik di sektor putra maupun putri, Indonesia mempunyai potensi atlet muda yang sangat melimpah dan bisa menjadi regenerasi ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Olahraga
Tim Putra Indonesia Ditarget Menembus Final Piala Thomas 2026
Sementara itu, tim Uber Indonesia diharapkan bisa lolos dari babak penyisihan grup lebih dahulu.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Tim Putra Indonesia Ditarget Menembus Final Piala Thomas 2026
Olahraga
Tim Bulu Tangkis Indonesia Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Berusaha Cari Metode Pembinaan yang Tepat
Tim bulu tangkis Indonesia ditarget setidaknya menggondol satu gelar.
Frengky Aruan - Senin, 09 Maret 2026
Tim Bulu Tangkis Indonesia Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Berusaha Cari Metode Pembinaan yang Tepat
Olahraga
Ganda Putri Anyar Tiwi/Fadia Juara Thailand Masters Untuk Pertama Kali
Tiwi/Fadia, yang merupakan pasangan baru, menaklukkan ganda putri China peringkat delapan dunia, Li Yi Jing/Bao Li Jing pada laga final dengan skor 15-21, 21-15, 21-18.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Ganda Putri Anyar Tiwi/Fadia Juara Thailand Masters Untuk Pertama Kali
Indonesia
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
BWF menetapkan tenggat pengajuan dokumen bidding pada 28 Februari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
Olahraga
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bidik 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Punya Peluang Besar
Eng Hian percaya target tersebut bisa tercapai, mengingat persaingan yang merata di antara pebulu tangkis.
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bidik 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Punya Peluang Besar
Olahraga
Terhenti di 32 Besar India Open, Lanny dan Tiwi Berpisah dan Fokus dengan Pasangan Baru Sambut Indonesia Masters 2026
Lanny akan dipasangkan dengan Apriyani, sedangkan Tiwi diduetkan dengan Fadia.
Frengky Aruan - Kamis, 15 Januari 2026
Terhenti di 32 Besar India Open, Lanny dan Tiwi Berpisah dan Fokus dengan Pasangan Baru Sambut Indonesia Masters 2026
Olahraga
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Apriyani dipasangkan dengan Lanny, sementara Fadia dipasangkan dengan Tiwi.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Olahraga
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Kebijakan protected ranking merupakan mekanisme perlindungan peringkat bagi atlet yang terpaksa absen dari kompetisi internasional akibat kondisi medis
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Olahraga
Pembuatan Visa Tidak Keburu, Ganda Putra Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters Japan 2025
Indonesia memiliki lima wakil di Kumamoto Masters Japan 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 11 November 2025
Pembuatan Visa Tidak Keburu, Ganda Putra Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters Japan 2025
Bagikan