Merahputih.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Dani Olmo karena Bayern Munchen kabarnya siap menyodorkan tawaran fantastis senilai 85 juta Euro atau sekitar Rp 1,7 Triliun ke meja Barcelona pada bursa musim dingin ini.
Raksasa Jerman yang kini diracik Vincent Kompany rupanya sangat kepincut untuk segera memboyong sang gelandang serang, yang selama ini dikenal sebagai pelayan dan rekan duet paling sehati bagi Pedri.
Baca juga:
Di tengah bergulirnya rumor transfer Barcelona, nama Olmo memang kembali memanaskan pasar Eropa. Bayern Munchen incar Dani Olmo bukan tanpa alasan, mereka sudah menyiapkan skema harga Dani Olmo sebesar 70 juta Euro sebagai dana tunai pasti, ditambah 15 juta Euro dalam bentuk bonus objektif.
Tawaran super menggiurkan ini jelas bikin manajemen Barca dilema, mengingat masa depan Dani Olmo sebenarnya sangat krusial dalam skema permainan Hansi Flick.
Apalagi, bukan cuma Bayern yang antre, raksasa Inggris Chelsea diam-diam juga ikut memantau situasi pemain timnas Spanyol tersebut.
Kenapa Bayern Munchen Ngebet Banget Sama Dani Olmo?

Kubu Makkabi dari Munique. julukan lain yang sering disematkan ke Bayern, melihat pemain asal Spanyol ini sebagai kepingan puzzle yang siap pakai. Olmo sudah sangat khatam dengan gaya main keras di Bundesliga berkat pengalamannya di RB Leipzig.
Vincent Kompany butuh pemain yang fleksibel; bisa beroperasi sebagai playmaker di tengah, menusuk dari sayap, sekaligus tajam saat masuk ke kotak penalti.
Kemampuannya mengobrak-abrik ruang antar-lini adalah sesuatu yang terus ditunjukkan Olmo secara konsisten sejak berseragam Blaugrana.
Dilema Hansi Flick: Kehilangan 'Soulmate' Pedri
Di sisi lain, masalah utamanya ada di pelatih kepala Barca, Hansi Flick. Sang entrenador jelas menolak keras ide menjual Olmo.
Di atas lapangan, Olmo sudah berevolusi menjadi salah satu rekan terbaik Pedri. Keduanya punya chemistry tingkat tinggi dalam membaca ruang kosong dan sering bertukar posisi tanpa merusak ritme serangan tim.
Kalau Olmo sampai cabut, Flick bakal kehilangan konektor utama yang menjembatani aliran bola antara Pedri dan Lamine Yamal di lini depan.
Tawaran 85 Juta Euro: Cuan Besar atau Bumerang buat Barcelona?
Tapi mari bicara realita. Dari kacamata finansial, proposal ini ibarat durian runtuh yang susah buat ditolak mentah-mentah. Berikut rinciannya:
-
70 Juta Euro (Fix): Langsung masuk ke kantong klub.
-
15 Juta Euro (Add-ons): Cair berdasarkan performa dan pencapaian sang pemain.
Suntikan dana segar ini bisa memberi Barcelona napas panjang untuk melonggarkan batas gaji (salary cap). Uang ini juga bisa jadi modal utama bagi Direktur Olahraga Barca, Deco untuk memburu bek tengah berkaki kiri yang selama ini jadi target prioritas belanja klub.
Baca juga:
Dani Olmo Sindir Atletico Madrid Buntut Batalnya Transfer Julian Alvarez ke Barcelona
Kini, bola sepenuhnya ada di tangan Barcelona. Nominalnya memang kelewat seksi untuk sekadar diabaikan, tapi peran Olmo sekarang bukan lagi sekadar pemain pelapis.
Chelsea mungkin masih wait and see, tapi Bayern Munchen kelihatannya siap ngegas pol di bursa transfer musim dingin.
Apakah Barca bakal tergiur cuan demi memperbaiki neraca keuangan, atau tetap mempertahankan skuad emasnya? Kita tunggu saja kelanjutannya.