Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bawaslu DKI: Pasangan Nomor Urut 1 Paling Banyak Melanggar

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 01 Desember 2016
Bawaslu DKI: Pasangan Nomor Urut 1 Paling Banyak Melanggar

Para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta saat tes kesehatan Pilkada DKI 2017. (Foto: Instagram/sandiuno)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menemukan banyak pelanggaran pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1. Pelanggaran itu paling banyak dibandingkan dua calon lain.

Ketua Baswaslu DKI Jakarta Mimah Susanti mengatakan, pihak Bawaslu melihat banyak pelanggaran yang dilakukan oleh paslon nomor urut 1. Hal ini terdapat pada alat peraga kampanye yang tidak sesuai dengan tim kampanye.

"Kami banyak mencatat pasangan nomor urut 1 itu paling banyak melanggar. Sedang pasangan calon nomor urut 3 dan nomor urut dua tidak banyak pelanggaran," kata Mimah saat ditemui Hotel Grand Cemara, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (1/12).

Mimah menambahkan, ada tiga pelanggaran yang terjadi yakni pemasangan spanduk dukungan relawan yang tidak terdaftar di Bawaslu, lalu pemasangan yang tidak pada titik yang telah ditentukan.

"Kemudian spanduk dipasang di ruang publik seharusnya meminta izin terlebih dahulu kepada pemerintah daerah setempat untuk melakukan hal itu," terangnya.

Selain itu, Mimah menjelaskan, dirinya sudah menyampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta atas pelanggaran tersebut.

"Kami sudah menyampaikan kepada pihak KPUD atas pelanggaran tersebut. Selain itu, selama dua periode (sebulan), pasangan nomor 1 total pelanggran ada 120 pelanggaran. Nomor 2 ada 50, dan nomor 3 ada 87 pelanggaran," tuturnya.

Hingga saat ini pihak KPUD belum memberikan keputusan atas pelanggaran yang terjadi selama kampanye. "Kita hanya melaporkan saja, keputusan sanksinya itu dari KPUD," tandasnya.

Seperti diketahui, Pilgub DKI Jakarta 2017 diikuti oleh tiga pasangan. Nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan nomor urut 2 Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (Abi)

BACA JUGA:

  1. 33,3 Persen PNS DKI Jakarta Pilih AHY-Sylvi, Ahok-Djarot 29,6 Persen
  2. Survei: Alasan Warga Jakarta Pilih AHY
  3. Survei Charta Politika Indonesia, Elektabilitas AHY Paling Tinggi
  4. Dukungan Pasha Ungu untuk AHY
  5. 3 Resep AHY untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
#Anies Baswedan-Sandiaga Uno #Pasangan Ahok-Djarot #Agus Yudhoyono-Sylviana Murni #Pilgub DKI 2017
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PWNU Jakarta Sebut RK, Anies, Pras PDIP, hingga Kaesang Layak Jadi DKI 1
Banyak Tokoh nasional yang mempuni hingga layak dipertimbangkan sebagai calon gubernur (cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.
Wisnu Cipto - Sabtu, 09 Maret 2024
PWNU Jakarta Sebut RK, Anies, Pras PDIP, hingga Kaesang Layak Jadi DKI 1
Bagikan