Baterai Mobil Listrik BYD Bisa Tempuh Jarak hingga 1,2 Juta Km

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 19 Januari 2024
Baterai Mobil Listrik BYD Bisa Tempuh Jarak hingga 1,2 Juta Km

Baterai mobil listrik BYD diklaim bisa menempuh jarak hingga 1,2 juta km. Foto: ANTARA/Ahmad Faishal

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Baterai mobil listrik BYD diklaim bisa menempuh jarak hingga 1,2 juta km. Berdasarkan informasi, baterai mobil listrik BYD yang dipasarkan di Indonesia menggunakan baterai tipe Blade Battery.

Operation Director BYD Motor Indonesia, Nathan Sun mengatakan, durabilitas baterai mobil listrik dengan tipe Blade Battery bisa menempuh jarak hingga jutaan kilometer. Hal tersebut berdasarkan dari pengujian yang dilakukan oleh tim internal BYD.

"Blade battery mampu menempuh jarak 1,2 juta kilometer. Jadi konsumen tidak perlu khawatir, bayangkan 1,2 juta kilometer bisa sampai berapa tahun? Keamanan adalah faktor utama dari produk kami, jangan khawatir," jelas Nathan, dikutip dari KabarOto.com, Jumat (19/1).

Baca juga: Bocoran Harga Mobil Listrik BYD di Indonesia, Mulai Rp 450 Juta

Menurut Nathan, konsumen mobil listrik tentunya sangat mementingkan soal kualitas baterai. Sebab, mereka juga mempertimbangkan keamanan, durability, dan lifetime.

BYD menggunakan material lithium ferro phospate (LFP)
BYD menggunakan material lithium ferro phosphate (LFP). Foto: ANTARA/Ahmad Faishal

BYD pun mencoba membuktikan keamanan baterainya, yakni menggunakan material lithium ferro phosphate (LFP). Di mana, jenis baterai tersebut diklaim lebih aman dibanding baterai kendaraan listrik pada umumnya yang menggunakan material NCM atau nickel cobalt mangan.

Salah satu merek mobil listrik terlaris di dunia ini masuk pasar otomotif Indonesia dengan memperkenalkan tiga produk teranyarnya, yakni Seal, Atto 3 dan Dolphin.

Ketiga mobil listrik tersebut menawarkan jarak tempuh yang beragam, kemudian mengisi segmen yang berbeda, seperti sedan, crossover, dan hatchback.

Pada peluncuran produk ini, BYD baru sebatas memperkenalkan mobil listrik di Indonesia. Selanjutnya, pabrikan akan mempelajari mengenai kebutuhan apa saja yang diperlukan konsumen di Tanah Air. (*)

Baca juga: Menilik Kecanggihan Teknologi 3 Mobil Listrik BYD

#Otomotif #Mobil Listrik #Kendaraan Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Indonesia
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Insentif PPN DTP itu dikhususkan untuk kendaraan EV, tanpa mencakup kendaraan hibrida
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Indonesia
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan insentif pajak baru bagi kendaraan listrik (EV) akan mulai berlaku Juni 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Indonesia
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan gubernur memberi insentif pajak kendaraan listrik berupa pembebasan atau pengurangan PKB dan BBNKB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Pengusaha Senang Pramono Pertahankan Insentif Kendaraan Listrik di Jakarta, Minta Diikuti Jawa Barat
Saat ini, populasi kendaraan listrik baru sekitar 45 ribu unit, masih jauh dari target pemerintah sebanyak 2 juta unit pada 2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pengusaha Senang Pramono Pertahankan Insentif Kendaraan Listrik di Jakarta, Minta Diikuti Jawa Barat
Indonesia
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Batal Pajaki Kendaraan Listrik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik berbasis baterai sesuai arahan pemerintah pusat.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Batal Pajaki Kendaraan Listrik
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Tetap Bebas Ganjil Genap di Jakarta, Pajak PKB dan BBNKB Dihapus
Kendaraan listrik di Jakarta tetap bebas aturan ganjil genap. Lalu, pajak PKB dan BBNKB juga dihapus.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Kendaraan Listrik Tetap Bebas Ganjil Genap di Jakarta, Pajak PKB dan BBNKB Dihapus
Bagikan