Massa Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Selatan urung menggeruduk Rumah Lembang yang menjadi markas tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Menteng, Jakarta Pusat.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Selatan, H.Sulton Mu’minah membenarkan bahwa aksi itu batal. Pembatalan itu setelah Pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Selatan mendengar nasehat dan saran dari KH. Abdul Rozak Alwi selaku Pimpian NU Jakarta Selatan serta berkonsultasi dengan pimpinan wilayah GP Ansor DKI Jakarta dan pimpinan Pusat GP Ansor untuk menahan diri tidak melaksanakan aksi "Geruduk Rumah-Lembang".
Aksi geruduk Rumah Lembang itu merupakan desakan agar Basuki Tjahaja Purnama meminta maaf secara langsung di media massa mengekai sikap yang tidak pantas kepada Rois Am dan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin.
"Kami mengingatkan kembali kepada Saudara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar selalu menjaga etika, perilaku, dan bernjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang menyingung perasaan Umat Islam sehingga merusak kebhinekaan dan perdamaian sesama bangsa Indonesia yang sudah terjalin dengan baik," kata Sulton pada siaran pers yang diterima merahputih.com, Selasa (7/2).
Akhirnya, GP Ansor menyampaikan 5 pernyataan sikap, yakni:
1. Pimpinan cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan patuh dan ta’dzhim kepada Kiai dan Alim Ulama NU.
2. Setelah Pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Selatan mendengarkan nasehat dan saran dari KH. Abdul Rozak Alwi selaku Ketua PCNU Jakarta Selatan serta berkonsultasi dengan Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta dan Pimpinan Pusat GP Ansor untuk menahan diri agar tidak melakukan aksi “Geruduk Rumah Lembang”, maka dari itu kami mematuhi nasehat tersebut.
3. Mengingatkan kembali kepada saudara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar selalu menjaga etika, prilaku dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang menyinggung perasaan Umat Islam sehingga merusak kebhinekaan dan perdamaian sesama bangsa Indonesia yang selama ini sudah terjalin dengan baik.
4. Pimpinan Cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan tetap pada komitmen menjaga keutuhan NKRI bersama-sama dengan TNI dan POLRI karena bagi kami “Hubbul Wathan Minal Iman” Cinta Tanah Air adalah sebagian dari Iman.
5. Pimpinan Cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan tidak bertanggungjawab apabila ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kembali melakukan Aksi Geruduk Rumah Lembang pada hari ini.
Sementara itu Kapolsek Metro Mampang Kompol Syafei membenarkan rencana aksi GP Ansor dibatalkan.
"Aksi massa Gerakan Pemuda Ansor batal dilaksanakan hari ini," kata Syafei saat dihubungi merahputih.com.
Syafei menjelaskan himbauan pembatalan tersebut disampaikan oleh Kapolres. Ia juga sudah bertemu dengan Ketua Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Selatan.
"Kapolres sudah menghimbau saya agar dibatalkan dan kami sudah dengan perwakilan mereka. Hasil Mediasi tersebut pihak Pemuda Ansor pun setuju membatalkan. Mereka membubarkan sendiri" tuturnya.
Hingga saat ini, sambung Syafei belum mengetahui apakah ada aksi lagi yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda Ansor. (Abi)