Baru Kali Pertama dan Klub Inggris Pun Meruntuhkan Dominasi Spanyol dan Italia
Arsenal. (Twitter Arsenal)
MerahPutih.com - Arsenal dan Chelsea akan bertemu di final Liga Europa 2018-2019. Keduanya menyusul kesebelasan senegaranya, Tottenham serta Liverpool yang bertanding di final Liga Champions.
Hasil tersebut membuat terdapat empat klub asal Inggris pada kompetisi Eropa 2018-2019. Ini membuat Inggris memupus dominasi kesebelasan asal Spanyol di Eropa.
Selain itu, ini merupakan kali pertama satu negara mengirimkan empat wakil ke dua final kompetisi Eropa. Paling mendekati adalah tiga negara di dua kompetisi tersebut.
Terdapat enam kesempatan hal itu terjadi. Yaitu tiga klub Spanyol pada 2013-2014 dan 2015-2016 serta tiga klub Italia pada 1988-1989, 1989-1990, 1994-1995, dan 1997-1998.
Denman begitu, hasil di kompetisi Eropa menunjukkan bahwa tim-tim Inggris telah meruntuhkan dominasi klub Spayol. Yang selalu mendominasi final kompetisi di Eropa.
BACA JUGA: Torehan Apik Aubameyang dan Lacazette saat Arsenal Atasi Valencia
BACA JUGA: Chelsea Tantang Arsenal di Final Europa League
Leg kedua semifinal Liga Europa 2018-2019 berlangsung serentak pada Kamis (9/5) waktu setempat. Arsenal bersua Valencia, sementara Chelsea menjamu Frankfurt. Arsenal yang melawat ke markas Valencia mengantongi kemenangan 3-1 pada laga leg perdana. The Gunners pun semangat berlaga di Stadion Mestalla di leg kedua.
Namun Arsenal justru kebobolan dulu di menit ke-11. Bola sepakan Kevin Gameiro melesat mulus ke gawang yang dikawal oleh Petr Cech. Beruntung Arsenal memiliki pemain sekelas Pierre-Emerick Aubameyang yang mencetak tiga gol. Sementara itu, satu gol The Gunners lain dibukukan Alexandre Lacazette.
Sementara itu, Chelsea yang bermain di kandang sendiri di Stamford Bridge unggul cepat. Memanfaatkan bola umpan Eden Hazard, Ruben Loftus-Cheek mencatatkan nama di papan skor.
BACA JUGA: Maurizio Sarri Mengaku Masih Perlu Adaptasi di Chelsea
Sayangnya Luka Jovic membuat Frankfurt menyamakan kedudukan. Setelah bermain imbang selama waktu normal dan babak tambahan, laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Di sini, Dewi Fortuna berpihak ke Chelsea. Dua penendang Frankfurt, Martin Hinteregger dan Goncalo Paciencia gagal melaksanakan tugasnya, sementara dari The Blues hanya Cesar Azpilicueta. (*/BolaSkor)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Jadwal Lengkap Matchday 8 Liga Europa Jumat Dini Hari WIB: Baru 2 Tim Pastikan Berada di 8 Besar Klasemen dan Lolos Putaran 16
Prediksi Napoli vs Chelsea 29 Januari 2026: Jadi Penentuan Nasib di Liga Champions
Digelar Serentak Kamis Dini Hari WIB, Ini Jadwal Lengkap Matchday 8 Liga Champions 2025/2026 yang Jadi Penentuan
Arsenal Masih di Puncak Klasemen karena Keberuntungan, Rio Ferdinand Singgung Performa Man City dan Liverpool
Napoli vs Chelsea: Antonio Conte Hadapi Mantan Klub di Momen Krusial
Cole Palmer Pertimbangkan Gabung Manchester United, Enggak Betah di Chelsea?
Klasemen Liga Inggris Hingga Pekan ke-23: Arsenal Mulai Goyah, MU Depak Liverpool dari Empat Besar
Arsenal Mulai 'Gemetar' Usai Dihajar MU, Patrick Vieira Sebut Bukayo Saka Cs Kena Mental
Penampilan Kontra Manchester United Bukan Cerminan Arsenal
Amad Diallo Ejek Arsenal usai Manchester United Menang Tipis di Emirates, Ikut Panaskan Situasi