Barcelona Ternyata Pernah Minta Robert Lewandowski Berhenti Cetak Gol, Alasannya Aneh!
Barcelona pernah minta Robert Lewandowski berhenti cetak gol. Foto: Dok. FC Barcelona
MerahPutih.com - Pada 2022 lalu, Barcelona sempat membuat publik tercengang lewat keputusannya menggelontorkan dana 45 juta Euro (Rp 867 miliar) untuk merekrut Robert Lewandowski.
Namun, keputusan ini sepenuhnya beralasan. Hal itu bisa dilihat dari performa pemain Polandia tersebut selama tiga tahun berkarier di Catalunya.
Selama membela Barcelona, Lewandowski telah mencetak 109 gol dalam 158 penampilan di semua kompetisi.
Baca juga:
UEFA Setujui Laga Barcelona vs Eintracht Frankfurt Digelar di Spotify Camp Nou
Barcelona Harus Bayar Bonus ke Bayern Munich
Sebagai bagian dari kesepakatan dengan Bayern Munich, Barcelona menyepakati 5 juta Euro (Rp 96 miliar) dengan beberapa variabel.
Lalu, setengahnya akan menjadi hak raksasa Bundesliga tersebut seandainya Lewandowski mencetak 25 gol di La Liga pada musim pertamanya di klub (2022/23).
Pada musim tersebut, Lewandowski telah mencetak 23 gol dengan dua pertandingan tersisa. Dengan gelar La Liga yang sudah digenggam, mereka memintanya untuk tidak mencetak gol lagi, karena ingin menghindari pembayaran ini kepada Bayern.
Baca juga:
Manchester United Tolak Tawaran Chelsea, Minta Tukar Romeo Lavia dan Christopher Nkunku
Informasi tersebut diklaim langsung oleh jurnalis Diario AS, Sebastian Staszewski.
Barcelona, dalam pertemuan yang dihadiri presiden Joan Laporta, memintanya untuk berhenti mencetak gol. Alasannya ekonomis, karena Barcelona harus membayar Bayern sebesar 2,5 juta Euro (Rp 48,2 miliar) jika striker Polandia itu mencapai 25 gol.
Melihat gelar juara yang sudah diraih, Barcelona pasti akan memilih untuk memintanya berhenti mencetak gol.
Kondisi Keuangan Barcelona Masih Belum Stabil
Barcelona sendiri belum mengonfirmasi soal hal tersebut. Namun, bukan rahasia lagi bahwa klub Catalan telah mengalami banyak kesulitan terkait keuangan mereka.
Mereka masih belum kembali ke aturan 1:1 La Liga, yang membuatnya sangat sulit merekrut pemain, meskipun diharapkan kembalinya mereka ke Camp Nou akan membantu perkembangannya.
Baca juga:
Bingung soal Masa Depannya, Robert Lewandowski Pertimbangkan Pensiun di Barcelona
Gaji Lewandowski juga berkontribusi pada kesulitan Barcelona, mengingat ia merupakan pemain dengan gaji tertinggi di klub.
Namun, gaji tersebut diperkirakan akan dirilis pada akhir musim ketika kontraknya berakhir. Saat ini, belum ada rencana untuk menawarkan kontrak baru. (sof)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Legenda Barcelona dan Real Madrid Bakal Jadi Saksi Sejarah 5 Abad Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Dukungan Penuh
Joao Cancelo Sudah Tiba di Barcelona, Siap Dipinjamkan hingga Akhir Musim
El Clasico Barcelona vs Real Madrid Siap Digelar di Jakarta, Gubernur Pramono Siap Berikan Dukungan
Akun X Bruno Fernandes Kena Hack, Manchester United Langsung Angkat Bicara
Inter Milan Tunda Perpanjang Kontrak Hakan Calhanoglu, Gara-gara Cedera?
Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Interim Manchester United, Tinggal Tunggu Pengumuman
Gagal Juara Piala Super Spanyol 2026, Xabi Alonso Tetap Bangga dengan Pemain Real Madrid
Kalah Lagi dari Barcelona, Sikap Kylian Mbappe di Final Piala Super Spanyol Picu Kontroversi
Inter Milan Pantau Situasi Ibrahima Konate di Liverpool, Bisa Didatangkan Gratis Musim Depan
Piala Super Spanyol: Barcelona Juara Setelah Kalahkan Real Madrid 3-2 di Final