Barcelona Dibantai Sevilla 4-1, Taktik Hansi Flick Mulai Bermasalah?
Barcelona dibantai Sevilla 4-1. Foto: Dok. FC Barcelona
MerahPutih.com - Barcelona kini mulai terburuk di era Hansi Flick, karena mereka kehabisan energi dan inspirasi.
Mereka baru saja dibantai telak 4-1 oleh Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (6/10) dini hari WIB.
Tuan rumah tampil lebih tajam di awal pertandingan serta unggul 2-0. Serangan mereka bahkan lebih mematikan di akhir pertandingan.
Hal itu mengubah apa yang seharusnya menjadi 2-2 (setelah penalti Lewandowski gagal). Lalu, menjadi kemenangan telak 4-1 dengan dua serangan balik cepat.
Baca juga:
Lamine Yamal Belum Tentu Bisa Turun di El Clasico saat Barcelona Hadapi Real Madrid 26 Oktober
Barcelona Kalah Memalukan 4-1 dari Sevilla
Reaksi penuh semangat Barca di babak kedua yang mengenakan jersey oranye tidaklah cukup, karena mereka menyerahkan keunggulan klasemen La Liga kepada Real Madrid.
Kekalahan 2-1 dari PSG jelas telah menguras tenaga, baik secara fisik maupun emosional. Ironisnya, jeda internasional datang di saat yang tepat bagi tim Catalan untuk mengatur ulang strategi.
Mungkin Hansi Flick memilih untuk melakukan rotasi lebih lanjut setelah para pemainnya terlihat kelelahan akibat kekalahan di Liga Champions.
Namun, cedera yang dialami Lamine Yamal, Raphinha, Fermin Lopez, Gavi, Joan Garcia, hingga Ter Stegen, membuatnya hanya memiliki sedikit pilihan.
Satu-satunya perubahan adalah Araujo dan Lewandowski yang masuk menggantikan Eric Garcia dan Lamine Yamal.
Masuknya striker Polandia tersebut menciptakan trio penyerang baru, yakni Rashford di kanan, Lewandowski di tengah, dan Ferran di kiri. Lalu, Dani Olmo beroperasi di belakang mereka.
Baca juga:
Taylor Swift Singgung Real Madrid di Lagu 'Wi$h Li$t', Kok Bisa?
Pelatih Sevilla, Matias Almeyda, juga menghadapi lima pemain yang absen, seperti Nianzou, Alfon, Kike Salas, Januzaj, dan Joan Jordan.
Namun, performa timnya akhir-akhir ini telah membentuk unit yang kuat di sekitar trio gelandang mereka, yaitu Agoume, Mendy, dan Sow.
Barça memulai pertandingan dengan lamban. Dalam pertandingan itu, mereka kurang menguasai bola, bersemangat, dan tidak tajam dalam duel.
Sevilla memang tidak terlalu memukau, tetapi mereka jauh lebih fokus dan intens.
Hasil mereka datang dengan gol pembuka Isaac Romero, yang berhasil memenangkan penalti. Sebelumnya, VAR dan wasit Alejandro Muniz memberikan penalti setelah bergulat dengan Araujo.
Terlepas dari hal tersebut, permainan itu telah membuat Barca menjadi kacau. Penyerang veteran Chili, Alexis Sanchez, yang pernah menjadi pemain Barca pada 2011-2014, dengan tenang mengeksekusi penalti.
Situasinya bisa saja memburuk. Tim tamu gagal bereaks dan Sevilla nyaris menggandakan keunggulan melalui Carmona dan Isaac. Keduanya memanfaatkan pertahanan Barca yang kacau di dalam kotak penalti.
Flick menukar posisi Rashford dan Ferran di sisi sayap, tetapi masalahnya lebih dalam.
Wojciech Szczesny harus beraksi lebih keras untuk menjaga timnya tetap hidup. Pertama, ia memblok tendangan jarak dekat Isaac setelah Sow dengan mudah menembus jebakan offside. Lalu, ia melakukan penyelamatan gemilang terhadap tendangan jarak jauh Mendy.
Intervensi-intervensi tersebut, ditambah jeda minum yang diperlukan karena cuaca panas, menjadi satu-satunya momen penting dalam setengah jam pertama Barca.
Pada menit ke-36, setelah beberapa peluang yang terbuang, Isaac akhirnya kembali mencetak gol. Hal itu menghukum kesalahan fatal Kounde sekaligus menyelesaikan assist Agoume dengan mudah, yang melewati lini pertahanan tinggi Barca.
Tim Catalan tampak tak bernyawa. Sebelum turun minum, umpan terobosan akurat dari Cubarsi membawa Rashford berhadapan satu lawan satu dengan kiper Vlachodimos, yang memblok tendangan tersebut dengan kakinya.
Pada menit ke-45+7, setelah pemeriksaan VAR dan penghentian yang panjang, Rashford melepaskan tendangan voli brilian dengan kaki kirinya. Ia memanfaatkan umpan Pedri untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Barcelona Sempat Merepotkan Sevilla di Babak Kedua
Setelah 50 menit pertandingan yang tak bernyawa, Barca entah bagaimana memasuki babak kedua dengan semangat juang yang membara.
Babak kedua dimulai dengan dua pergantian pemain, yaitu Eric García dan Balde, yang menggantikan Araujo dan Gerard Martin.
Pedri, Olmo, dan De Jong dijaga ketat, kemudian Eric dan Cubarsí mulai membawa bola ke depan secara agresif, yang menembus lini depan Sevilla.
Sayangnya, koneksi mereka dengan Lewandowski gagal. Barca juga mulai menunjukkan perlawanan yang lebih kuat dalam bola-bola lepas.
Namun, kecerobohan lini pertahanan terus berlanjut. Szczesny menggagalkan gol ketiga Alexis dengan kakinya, sementara Sevilla melihat handball Balde yang dianggap tidak disengaja oleh wasit dan dikonfirmasi oleh VAR.
Baca juga:
Alejandro Grimaldo Bicara soal Peluang Kembali ke Barcelona, Hanya Takdir yang Menentukan
Permainan Barca sempat merepotkan Sevilla. Vlachodimos terpaksa beraksi, menepis tembakan sudut sempit Pedri setelah umpan satu-dua dengan Rashford, kemudian menyelamatkan sundulan Eric dari tendangan sudut.
Roony masuk untuk menambah daya serang, kemudian Balde memenangkan penalti setelah dijatuhkan Januzaj, yang baru saja masuk lapangan.
Namun, malam itu bukan milik Barca, karena Lewandowski gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-76.
Hansi Flick Harus Putar Otak untuk Ubah Strategi
Meskipun mengalami kegagalan tersebut, Barca tidak menyerah. Pada menit ke-82, Roony menciptakan pergerakan solo yang apik, tetapi penyelesaiannya lemah di tangan kiper.
Ia kembali mendapat peluang emas beberapa menit kemudian, tetapi gagal lagi. Dari serangan balik itu, Carmona berlari ke depan untuk mencetak gol ketiga Sevilla dengan penyelesaian yang tenang.
Pada masa injury time, serangan balik cepat lainnya membuat Akor memastikan kemenangan telak dengan skor akhir 4-1.
Performa terburuk Barca di bawah Flick memperlihatkan kelelahan, kerapuhan, dan kebingungan. Hal itu menjadi sebuah pengingat yang menyadarkan, bahwa mereka masih jauh dari performa terbaiknya. (sof)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Link Live Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, 29 November 2025
Ronald Araujo Dicoret dari Skuad Barcelona Lawan Alaves, Masih Kena Mental?
Chelsea vs Arsenal: Cole Palmer Dinyatakan Fit, Siap Main di Derby London!
Liverpool Dikabarkan Mau Pecat Arne Slot, Incar Luis Enrique sebagai Gantinya
Manchester United Segera Pindah ke Stadion Baru, Siap Gelar Piala Dunia Wanita 2035
Link Live Streaming Persija vs PSIM di BRI Super League, 28 November 2025
Arne Slot Terancam Dipecat, Liverpool Bisa Minta Jurgen Klopp Balik ke Anfield
Bahagia di Athletic Bilbao, Nico Williams Ungkap Alasan 2 Kali Tolak Tawaran Barcelona
Nasibnya Terpuruk, ini Skenario agar Barcelona Lolos Babak 16 Besar dan Play-off Liga Champions
Sudah Bicara dengan Petinggi Liverpool, Arne Slot Berjanji Bakal Terus Berjuang