Barcelona Dibantai Sevilla 4-1, Taktik Hansi Flick Mulai Bermasalah?

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Barcelona Dibantai Sevilla 4-1, Taktik Hansi Flick Mulai Bermasalah?

Barcelona dibantai Sevilla 4-1. Foto: Dok. FC Barcelona

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Barcelona kini mulai terburuk di era Hansi Flick, karena mereka kehabisan energi dan inspirasi.

Mereka baru saja dibantai telak 4-1 oleh Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (6/10) dini hari WIB.

Tuan rumah tampil lebih tajam di awal pertandingan serta unggul 2-0. Serangan mereka bahkan lebih mematikan di akhir pertandingan.

Hal itu mengubah apa yang seharusnya menjadi 2-2 (setelah penalti Lewandowski gagal). Lalu, menjadi kemenangan telak 4-1 dengan dua serangan balik cepat.

Baca juga:

Lamine Yamal Belum Tentu Bisa Turun di El Clasico saat Barcelona Hadapi Real Madrid 26 Oktober

Barcelona Kalah Memalukan 4-1 dari Sevilla

Barcelona dibantai 4-1 oleh Sevilla
Barcelona dibantai 4-1 oleh Sevilla. Foto: Dok. FC Barcelona

Reaksi penuh semangat Barca di babak kedua yang mengenakan jersey oranye tidaklah cukup, karena mereka menyerahkan keunggulan klasemen La Liga kepada Real Madrid.

Kekalahan 2-1 dari PSG jelas telah menguras tenaga, baik secara fisik maupun emosional. Ironisnya, jeda internasional datang di saat yang tepat bagi tim Catalan untuk mengatur ulang strategi.

Mungkin Hansi Flick memilih untuk melakukan rotasi lebih lanjut setelah para pemainnya terlihat kelelahan akibat kekalahan di Liga Champions.

Namun, cedera yang dialami Lamine Yamal, Raphinha, Fermin Lopez, Gavi, Joan Garcia, hingga Ter Stegen, membuatnya hanya memiliki sedikit pilihan.

Satu-satunya perubahan adalah Araujo dan Lewandowski yang masuk menggantikan Eric Garcia dan Lamine Yamal.

Masuknya striker Polandia tersebut menciptakan trio penyerang baru, yakni Rashford di kanan, Lewandowski di tengah, dan Ferran di kiri. Lalu, Dani Olmo beroperasi di belakang mereka.

Baca juga:

Taylor Swift Singgung Real Madrid di Lagu 'Wi$h Li$t', Kok Bisa?

Pelatih Sevilla, Matias Almeyda, juga menghadapi lima pemain yang absen, seperti Nianzou, Alfon, Kike Salas, Januzaj, dan Joan Jordan.

Namun, performa timnya akhir-akhir ini telah membentuk unit yang kuat di sekitar trio gelandang mereka, yaitu Agoume, Mendy, dan Sow.

Barça memulai pertandingan dengan lamban. Dalam pertandingan itu, mereka kurang menguasai bola, bersemangat, dan tidak tajam dalam duel.

Sevilla memang tidak terlalu memukau, tetapi mereka jauh lebih fokus dan intens.

Hasil mereka datang dengan gol pembuka Isaac Romero, yang berhasil memenangkan penalti. Sebelumnya, VAR dan wasit Alejandro Muniz memberikan penalti setelah bergulat dengan Araujo.

Terlepas dari hal tersebut, permainan itu telah membuat Barca menjadi kacau. Penyerang veteran Chili, Alexis Sanchez, yang pernah menjadi pemain Barca pada 2011-2014, dengan tenang mengeksekusi penalti.

Situasinya bisa saja memburuk. Tim tamu gagal bereaks dan Sevilla nyaris menggandakan keunggulan melalui Carmona dan Isaac. Keduanya memanfaatkan pertahanan Barca yang kacau di dalam kotak penalti.

Flick menukar posisi Rashford dan Ferran di sisi sayap, tetapi masalahnya lebih dalam.

Wojciech Szczesny harus beraksi lebih keras untuk menjaga timnya tetap hidup. Pertama, ia memblok tendangan jarak dekat Isaac setelah Sow dengan mudah menembus jebakan offside. Lalu, ia melakukan penyelamatan gemilang terhadap tendangan jarak jauh Mendy.

Intervensi-intervensi tersebut, ditambah jeda minum yang diperlukan karena cuaca panas, menjadi satu-satunya momen penting dalam setengah jam pertama Barca.

Pada menit ke-36, setelah beberapa peluang yang terbuang, Isaac akhirnya kembali mencetak gol. Hal itu menghukum kesalahan fatal Kounde sekaligus menyelesaikan assist Agoume dengan mudah, yang melewati lini pertahanan tinggi Barca.

Tim Catalan tampak tak bernyawa. Sebelum turun minum, umpan terobosan akurat dari Cubarsi membawa Rashford berhadapan satu lawan satu dengan kiper Vlachodimos, yang memblok tendangan tersebut dengan kakinya.

Pada menit ke-45+7, setelah pemeriksaan VAR dan penghentian yang panjang, Rashford melepaskan tendangan voli brilian dengan kaki kirinya. Ia memanfaatkan umpan Pedri untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Barcelona Sempat Merepotkan Sevilla di Babak Kedua

Barcelona sempat merepotkan Sevilla di babak kedua
Barcelona sempat merepotkan Sevilla di babak kedua. Foto: Dok. FC Barcelona

Setelah 50 menit pertandingan yang tak bernyawa, Barca entah bagaimana memasuki babak kedua dengan semangat juang yang membara.

Babak kedua dimulai dengan dua pergantian pemain, yaitu Eric García dan Balde, yang menggantikan Araujo dan Gerard Martin.

Pedri, Olmo, dan De Jong dijaga ketat, kemudian Eric dan Cubarsí mulai membawa bola ke depan secara agresif, yang menembus lini depan Sevilla.

Sayangnya, koneksi mereka dengan Lewandowski gagal. Barca juga mulai menunjukkan perlawanan yang lebih kuat dalam bola-bola lepas.

Namun, kecerobohan lini pertahanan terus berlanjut. Szczesny menggagalkan gol ketiga Alexis dengan kakinya, sementara Sevilla melihat handball Balde yang dianggap tidak disengaja oleh wasit dan dikonfirmasi oleh VAR.

Baca juga:

Alejandro Grimaldo Bicara soal Peluang Kembali ke Barcelona, Hanya Takdir yang Menentukan

Permainan Barca sempat merepotkan Sevilla. Vlachodimos terpaksa beraksi, menepis tembakan sudut sempit Pedri setelah umpan satu-dua dengan Rashford, kemudian menyelamatkan sundulan Eric dari tendangan sudut.

Roony masuk untuk menambah daya serang, kemudian Balde memenangkan penalti setelah dijatuhkan Januzaj, yang baru saja masuk lapangan.

Namun, malam itu bukan milik Barca, karena Lewandowski gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-76.

Hansi Flick Harus Putar Otak untuk Ubah Strategi

Taktik Hansi Flick mulai bermasalah di Barcelona
Taktik Hansi Flick mulai bermasalah di Barcelona. Foto: Dok. FC Barcelona

Meskipun mengalami kegagalan tersebut, Barca tidak menyerah. Pada menit ke-82, Roony menciptakan pergerakan solo yang apik, tetapi penyelesaiannya lemah di tangan kiper.

Ia kembali mendapat peluang emas beberapa menit kemudian, tetapi gagal lagi. Dari serangan balik itu, Carmona berlari ke depan untuk mencetak gol ketiga Sevilla dengan penyelesaian yang tenang.

Pada masa injury time, serangan balik cepat lainnya membuat Akor memastikan kemenangan telak dengan skor akhir 4-1.

Performa terburuk Barca di bawah Flick memperlihatkan kelelahan, kerapuhan, dan kebingungan. Hal itu menjadi sebuah pengingat yang menyadarkan, bahwa mereka masih jauh dari performa terbaiknya. (sof)

#Sevilla #Sepak Bola #Barcelona #La Liga
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Olahraga
Jurgen Klopp Bantah Rumor Latih Real Madrid, Betah dengan Pekerjaannya
Jurgen Klopp menanggapi rumor jadi pelatih Real Madrid. Ia juga terkejut dengan kepergian Xabi Alonso.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Jurgen Klopp Bantah Rumor Latih Real Madrid, Betah dengan Pekerjaannya
Olahraga
Dipecat Real Madrid, ini Kompensasi yang Bakal Diterima Xabi Alonso
Xabi Alonso akan menerima kompensasi usai dipecat Real Madrid. Ia bisa menerima kompensasi sekitar Rp 137 miliar.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Dipecat Real Madrid, ini Kompensasi yang Bakal Diterima Xabi Alonso
Olahraga
Xabi Alonso Dipecat, Pemain Real Madrid Terkejut dengan Keputusan Klub
Pemain Real Madrid terkejut Xabi Alonso dipecat. Mereka tak menyangka dengan keputusan klub.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Xabi Alonso Dipecat, Pemain Real Madrid Terkejut dengan Keputusan Klub
Olahraga
Pesan Erick Thohir untuk John Herdman, Cepat Beradaptasi dan Bawa Timnas Indonesia Berprestasi
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pesan khusus kepada pelatih timnas Indonesia, John Herdman.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Pesan Erick Thohir untuk John Herdman, Cepat Beradaptasi dan Bawa Timnas Indonesia Berprestasi
Olahraga
Alvaro Arbeloa Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid, Bagaimana Gaya Mainnya?
Alvaro Arbeloa menggantikan Xabi Alonso di Real Madrid. Namun, taktik dan gaya mainnya di tim kini menjadi pertanyaan.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Alvaro Arbeloa Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid, Bagaimana Gaya Mainnya?
Olahraga
Fakta di Balik Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid, Dipecat atau Kesepakatan Bersama?
Fakta di balik kepergian Xabi Alonso masih menyisakan misteri. Menurut laporan, ada keretakan di balik kesepakatan bersama tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Fakta di Balik Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid, Dipecat atau Kesepakatan Bersama?
Olahraga
Hadapi Ekspektasi Tinggi, John Herdman Tegaskan Siap Jalani Proses Panjang bersama Timnas Indonesia
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, siap menjalani proses panjang bersama timnas Indonesia. Ia ingin membawa timnas ke Piala Dunia berikutnya.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Hadapi Ekspektasi Tinggi, John Herdman Tegaskan Siap Jalani Proses Panjang bersama Timnas Indonesia
Olahraga
John Herdman Ungkap Alasan Latih Timnas Indonesia, Mau Bawa Skuad Garuda ke Piala Dunia
Pelatih baru timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan mengapa tertarik melatih skuad Garuda. Ia ingin membawa Indonesia ke Piala Dunia.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
John Herdman Ungkap Alasan Latih Timnas Indonesia, Mau Bawa Skuad Garuda ke Piala Dunia
Indonesia
Legenda Barcelona dan Real Madrid Bakal Jadi Saksi Sejarah 5 Abad Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Dukungan Penuh
Pemprov DKI akan memberikan dukungan total, mulai dari kemudahan perizinan, koordinasi lalu lintas oleh Dinas Perhubungan, hingga bantuan sosialisasi masif
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Legenda Barcelona dan Real Madrid Bakal Jadi Saksi Sejarah 5 Abad Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Dukungan Penuh
Olahraga
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Tunjuk Alvaro Arbeloa sebagai Pelatih
Real Madrid memutuskan untuk memecat Xabi Alonso dari kursi pelatih.
Frengky Aruan - Selasa, 13 Januari 2026
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Tunjuk Alvaro Arbeloa sebagai Pelatih
Bagikan