Imlek 2019

Barang-Barang Unik Khas Imlek dan Arti di Baliknya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 28 Januari 2019
Barang-Barang Unik Khas Imlek dan Arti di Baliknya

Barang-barang khas Imlek dan arti dibaliknya (foto: Instagram @moissycake)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBENTAR lagi masyarakat keturunan Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek 2570. Ada banyak sekali tradisi yang dilakukan menjelang perayaan ini.

Barang-barang yang berhubungan dengan chinese new year juga memiliki artinya masing-masing, bahkan bisa kamu jadikan bidang usaha menjelang imlek.

Selain angpau, berikut ini ada beberapa barang khas yang bakal sering kamu temui menjelang Tahun Baru Cina dan makna di baliknya.

1. Ramalan stik kayu

ramalan stik cina
Kau Cim, ramalan dari stik kayu (foto: Instagram@discoverhongkong)


Untuk memulai tahun baru, masyarakat Tionghoa biasanya datang ke kuil atau kelenteng untuk mendapatkan ramalan peruntungan. Kemudian mereka akan meminta ramalan yang berbentuk stik kayu yang disebut kau cim.

Stik-stik kayu bertuliskan ramalan ini akan dimasukkan ke dalam suatu wadah, lalu digoyang-goyangkan sampai ada salah satu stik kayu yang menonjol keluar kemudian ditarik.

Stik kayu ini dipercaya akan menjadi ramalan peruntungan selama setahun ke depan. Uniknya, di Hongkong ada sebuah kuil yang menyediakan mesin kau cim otomatis lewat internet buat kamu para milenial.

2. Baju baru

baju khas imlek
Setiap Tahun Baru Cina harus membeli baju baru untuk lambang keberuntungan (foto: [email protected])

Biasanya masyarakat keturunan Tionghoa selalu membeli baju baru menjelang hari raya Imlek dan biasanya baju yang dibeli adalah cheongsam untk perempuan dan changsan untuk laki-laki. Cheongsam adalah pakaian tradisional khas perempuan Cina dengan kerah berdiri dan pas sesuai dengan lekuk tubuh.

Sebenarnya baju yang dibeli tidak harus cheongsam atau changsan, tapi yang terpenting adalah bajunya harus baru karena hal ini mencerminkan awal kebahagiaan dan keberuntungan. Baju baru ini sekaligus menandakan harapan dan semangat di tahun yang baru.

3. Petasan dan ornamen merah

petasan imlek
Petasan untuk mengusir makhluk jahat (foto: pixabay/evelynlo)


Tradisi memasang ornamen merah dan kembang api atau petasan ini akan selalu kamu lihat menjelang perayaan tahun baru Cina. Ornamen merah dan petasan ini berkaitan dengan legenda tentang makhluk jahat berkepala singa dan setengah banteng bernama Nian.

Nian dipercaya mengganggu masyarakat dengan memakan hasil panen, ternak, bahkan anak-anak mereka. Makanya warga memajang benda-benda berwarna merah dan membuat kebisingan agar makhluk ini pergi dan tidak mengganggu lagi.

4. Pohon mei hua

pohon bunga mei hua imlek
Bunga Mei Hua melambangkan kesehjateraan (foto: Instagram@supplierdekorasinomor1)


Sama seperti pohon natal yang identik dengan perayaan natal, pohon mei hua terkenal ketika menjelang Imlek. Pohon tersebut berwarna pink keputih-putihan. Biasanya di pohon mei hua akan digantungkan dengan angpau, lampion kecil, dan hiasan kertas emas.

Uniknya bunga mei hua selalu mekar di setiap musim, tak peduli musim dingin maupun gugur. Maka dari itu pohon mei hua dianggap sebagai lambang harapan, keuletan, kebahagiaan, dan kesehjateraan. (sam)

#Imlek 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Bagikan