MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melakukan peletakan batu pertama pedestrian deck Dukuh Atas berbentuk melingkar Setiabudi, Jakarta Selatan dan menargetkan infrastruktur tersebut rampung pada 2028.
PT MRT menginvestasikan anggaran sebesar Rp 300 miliar lebih untuk membangun pedestrian deck Dukuh Atas yang akan menjadi ikon baru di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Saat ini masih tender dan nilai investasi untuk pembangunannya mencapai Rp 300 miliar lebih,
kata Program Management Office Division PT MRT Agus Trihan didampingi TOD Planning Department Head Sagita Devi di Jakarta, Rabu (6/8).
Pihaknya memastikan dalam pembangunan ikon baru di kawasan Jalan Sudirman tersebut tidak menggunakan dana APBD DKI Jakarta. Anggaran tersebut diambil dari investasi yang diberikan ke PT MRT dan juga ada loan nantinya. “Sebagian diambil dari dana investasi dan ada pinjaman juga,” kata dia.
Baca juga:
Dalam pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas ini, tidak akan melakukan pembebasan lahan tapi bekerja sama dengan pihak yang terhubung nantinya.
Nilai ini murni untuk pembangunan saja,
ujarnya.
Pedestrian berbentuk lingkaran didisain mampu menahan berat 500 kilogram untuk satu meter persegi. Pedestrian Deck Dukuh Atas ini menjadi ikon baru yang menjadi lokasi transit bagi warga Jakarta yang ingin berpindah transportasi publik baik menggunakan MRT, LRT, KRL hingga Transjakarta.
Di lokasi ini di sisi utara dan selatan juga akan dilebarkan hingga tujuh meter yang disediakan untuk berhenti dan memandang keindahan Jakarta dan ada galeri sejarah nantinya. (*)

