Bangun Lebih Awal daripada Matahari Ampuh Usir Stres

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 06 Oktober 2017
Bangun Lebih Awal daripada Matahari Ampuh Usir Stres

Ilustrasi. (foto: pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STRES menjadi momok bagi para pekerja yang memiliki ritme dan kesibukan yang tinggi. Tekanan pekerjaan atau sosial membuka jalan bagi gaya hidup yang tidak sehat sehingga akhirnya bisa mempengaruhi kesehatan Anda.

Tak jarang stres mengganggu kualitas tidur sehingga membuat Anda lebih tertarik untuk mengonsumsi makanan tidak sehat. Jika hal itu dibiarkan, risiko terkena berbagai macam penyakit pun meningkat.

Untuk mengatasi stres, pakar kesehatan menyarankan untuk mengambil waktu istirahat, rajin berolahraga di alam terbuka, dan menyempatkan waktu untuk berlibur.

Namun, jika cara itu masih susah dilakukan, ada cara lebih mudah untuk mengatasi stress. Bangunlah sebelum matahari terbit.

Pakatr kesehatan menyebut rutin bangun di pagi hari sebelum matahari terbit memberi Anda waktu untuk menikmati keheningan dan belum disibukkan berbagai macam hal. Di waktu itulah Anda bisa menemukan keheningan dan ketenangan yang bisa Anda maksimalkan untuk melakukan ibadah, meditasi, dan memikirkan hal-hal yang positif. Dengan melakukan hal itu, berbagai kesibukan harian pun akan terasa menjadi lebih ringan.

Dalam sebuah penelitian kesehatan yang dilakukan pada 2012 dan dipublikasikan dalam jurnal berjudul Emotion, disebutkan bahwa mereka yang bangun lebih pagi cenderung memiliki emosi yang jauh lebih positif dan lebih bahagia jika dibandingkan dengan mereka yang kerap bangun kesiangan. Tak hanya itu, mereka yang bangun pagi juga akan cenderung memiliki fisik yang lebih sehat.

Dengan banyaknya manfaat bangun pagi, ada baiknya Anda mulai memperbaiki pola tidur. Aturlah alarm Anda lebih awal. Cobalah untuk bangun sebelum matahari terbit dan pikiran pun akan menjadi jauh lebih tenang.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan