Pesona Indonesia

Balai Benih Ikan Kawasan Sayang-Sayang Siap Jadi Objek Wisata

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 10 Desember 2017
Balai Benih Ikan Kawasan Sayang-Sayang Siap Jadi Objek Wisata

Pengunjung melihat ikan hias saat Festival Ikan Hias dan Langka (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Balai Benih Ikan (BBI) Kawasan Sayang-Sayang, Mataram, NTB diproyeksikan akan menjadi objek wisata oleh Pemkot Mataram. Kawasan yang dikhususkan untuk pengembangan ikan hias itu bakal digarap sebagai wisata edukasi.

Kepala Bidang Budi Daya pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Ahmad Suryadi mengatakan program inovasi itu masuk dalam rencana tahun 2018 melalui sistem penguatan balai benih ikan (BBI) sebagai pusat wisata edukasi.

"Tahun depan kami akan mendapatkan dana pendukung melalui dana alokasi khusus (DAK) sekitar Rp1 miliar lebih untuk melaksanakan program tersebut," katanya.

Menurutnya, rencana pelaksanaan program penguatan BBI sebagai wisata edukasi digagas karena banyaknya kunjungan dari pelajar dan mahasiswa perikanan, serta para guru untuk melakukan pembelajaran dan praktek di BBI.

"Peluang tersebut kami tangkap, kemudian coba usulkan dan fasilitasi untuk mendapatkan anggaran penguatan BBI sebagai wisata edukasi yang mendapat atensi dari pemerintah," ujar Ahmad Suryadi di Mataram, Minggu (10/12).

Dalam pelaksanaan program penguatan BBI sebagai wisata edukasi, pihaknya merencanakan akan melengkapi fasilitas BBI dengan kolam pemancingan, "berugak" atau gazebo serta fasilitas pendukung lainnya.

"Dengan demikian, keberadaan BBI bisa dioptimalkan, baik untuk edukasi maupun wisata bidang budi daya perikanan," katanya.

Selain itu, lanjutnya, untuk menarik para penghobi ikan hias melalui program pembenihan ikan hias yang memiliki pangsa pasar potensional di daerah ini.

Dikatakan, dengan anggaran itu direncanakan juga indukan ikan hias akan dibudidayakan, antara lain jenis ikan koi, komet, koki dan ikan cupang yang cukup banyak memiliki penggemar, terutama kalangan anak-anak.

Indukan ikan hias tersebut akan dibeli dari beberapa daerah penghasil, seperti di Bogor dan Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

"Untuk pengembangan ikan hias, kami memiliki fasilitas BBI yang luasnya sekitar 30 are dengan puluhan kolam," katanya.

Menurutnya, prospek pengembangan budi daya dan usaha ikan hias di Mataram cukup tinggi, sebab penggemar ikan hias di kota itu juga cukup banyak.

Di samping itu, pengembangan ikan hias juga sangat cocok dilaksanakan pada sebuah kota yang memiliki lahan sempit.

"Pengembangan ikan hias tidak membutuhkan lahan luas, tapi nilai jualnya lebih tinggi dibandingkan ikan konnsumsi," ujarnya.

Lebih jauh Ahmad Suryadi sebagaimana dilansir Antara mengharapkan, ke depan Kota Mataram akan memiliki galeri ikan hias sehingga menjadi penyangga bibit ikan hias, sekaligus sebagai pusat edukasi bagi pelajar dan masyarakat umum yang ingin membudidayakan ikan hias.(*)

#Pesona Indonesia #Ikan Hias #Wisata NTB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Foto Essay
Menilik Kolam Budidaya Ikan Maskoki Quality Goldfish Farm Lahirkan Ikan Hias Cantik Mendunia
Peternak ikan hias maskoki memberikan pakan kolam budidaya Ikan Maskoki di Quality Goldfish Farm, Kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (14/7/2025).
Didik Setiawan - Senin, 14 Juli 2025
Menilik Kolam Budidaya Ikan Maskoki Quality Goldfish Farm Lahirkan Ikan Hias Cantik Mendunia
Bagikan