Balada Makam Fiktif di Jakarta
Pembongkaran makam fiktif oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis (28/7). (Foto: MerahPutih/Yohanes Abimanyu)
Merahputih Megapolitan - Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin mengatakan indikasi adanya pemakaman fiktif ini merupakan pesanan persediaan bagi orang yang belum meninggal.
"Indikasinya kita melihat pertama pesanan, jadi makam-makam di sini merupakan pesanan sejumlah warga. Misalnya, ketika suami berada di makam sini, kemudian istrinya pesan disebelahnya. Ini kan pesanan," Ujar Djafar saat melakukan pembokaran makam fiktif di, TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis (28/7).
Menurut Djafar, bila dilihat kondisi makam fiktif terlihat seperti makam pada umumnya. Namun, ketika diperiksa lagi isinya kosong.
"Secara fisik makam itu ada gundukannya ada nisannya tapi isinya tidak ada," tambahnya.
Djafar menegaskan pada kasus ini sudah di atur tercantum pada Pasal 37 Perda Nomor 3 Tahun 2007 tentang Pemakaman, yakni makam hanya diperuntukan bagi jenazah atau kerangka dan tidak diperbolehkan untuk pesanan persediaan bagi orang yang belum meninggal dunia.
"Tapi kemudian ketika ada kasus seperti ini, ada sanksi yang diberikan antara lain maksimal kurungan 3 bulan. Kemudian berupa uang paksa maksimal Rp 50 juta," pungkasnya. (Abi)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Masters 2026: Lolos 8 Besar, Farhan Alwi Kalahkan Tunggal China, Wang Zheng Xing
Indonesia Masters 2026: Langkah Putri KW Terhenti di Babak 16 Besar
Indonesia Masters 2026: Lolos 8 Besar, Lanny/Apri Kalahkan Duo China Bao Li Jing/Li Yi Jing
Melihat Kilau Emas Trofi Piala Dunia FIFA World Cup 2026 Mejeng di Jakarta
12 RT dan 17 Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir, Termasuk Kemang dan Daan Mogot
Banjir di Jakarta Meluas, 17 Ruas Jalan Terendam
Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Buat Kurangi Kendaraan Pribadi
Indonesia Masters 2026: Ganda Campuran Indonesia Adnan/Indah Singkirkan Ganda Malaysia
Ada Stasiun MRT, Kawasan Harmoni Diproyeksikan Jadi Pusat Transit Oriented Development
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja