KETIKA Steven Tyler ikut menulis lagu hit Aerosmith, Janie's Got a Gun, hampir 30 tahun lalu, ia tahu bahwa ia ingin membantu perempuan korban kekerasan.
Mimpi mulia itu akhirnya terwujud lewat pembukaan Janie's House, Rabu (6/12) lalu. Rumah itu didedikasikan bagi para perempuan korban kekerasan dan yang ditelantarkan. Tyler pun menghadiri acara pengguntingan syal rumah yang berlokasi di Kampus Youth Villages' Inner Harbour di Douglasville, Georgia, Atlanta.
Kepada CNN, Tyler menjelaskan betapa sulitnya baginya untuk benar-benar memahami apa yang dilalui para korban kekerasan itu.
"Kau bisa melihat di wajah mereka, medengar dari suara mereka, betapa hal itu menghancurkan mereka," ujarnya.
Menjadi saksi betapa hancurnya keadaan para korban kekerasan itulah yang membuat Tyler berlabuh menjadi seorang filantrop. Rupanya, ia banyak melihat perempuan korban kekerasan saat ia menjalani rehabilitasi beberapa tahun lalu.
"Saat di rehab, aku menyadari bahwa banyak perempuan di rehab itu ialah korban kekerasan. Mereka mengalami kekerasan fisik dan seksual. Banyak sekali yang jadi korban," ujar rocker yang namanya tercatat di Rock and Roll Hall of Fame tersebut.
Tyler bahkan menekankan seberapa massif permasalahan kekerasan terhadap perempuan tersebut.
"Hampir tujuh sampai delapan dari 10 perempuan mengalami kekerasan," jelasnya.
Ayah tiga putri dan seorang putra itu telah berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan amal selama bertahun-tahun. Baru pada 2015 ia membentuk yayasannya sendiri, Janie's Fund. Lembaga itu berpartner dengan Youth Villages untuk menolong para perempuan berisiko mengalami kekerasan.
Frontman Aerosmith itu bahkan terlibat hingga mendesain interior untuk rumah amal itu.
"Aku harap ini memberi mereka sebuah kesempatan, alat, saran, jalan untuk memecahkan masalah. Semacam petuah bijak yang bisa mereka jalani dalam hidup ini," pesan Tyler.
Baik banget, ya.(*)

