Aw! Lingerie ini Dikreasikan Khusus untuk Bermain Lidah

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 23 Februari 2018
Aw! Lingerie ini Dikreasikan Khusus untuk Bermain Lidah

Ilustrasi. (pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TINGKAT intimasi dalam seks oral sebenarnya amatlah didamba para perempuan. Bahkan, beberapa orang merasa hal itu sebagai pelepas stres.

Faktanya, berdasarkan data yang dikumpulkan perusahaan pembuat lingeris Loral, 80% perempuan menolak seks oral, padahal dalam hati amat mendambanya.

Pendiri dan CEO Loral Melanie Cristol mengaku ia dulunya termasuk dalam 80% perempuan itu. Itulah yang mendorongnya mendesain sebuah lingerie yang membuat perempuan percaya diri saat mendapat servis seks oral.

Lingerie itu dinamai Lorals, akronim dari Love Oral Always. Yang bikin spesial, lingerie ini didesain tetap bisa dipakai selama seks oral.

"Aku ingin mendesain produk yang membuatku bergairah, menutupi bagian tubuh yang aku inginkan, sekaligus tidak menghalangi mendapatkan kepuasan. Namun, tak hal seperti itu tersedia di pasaran," ujar Cristol kepada Bustle.

Dari sanalah Cristol kemudian berkreasi membuat lingerie spesial Loral. Ia menyebut desain dalaman itu haruslah bagus, sehingga membuat perempuan tak ragu lagi menerima seks oral.

"Lingerie ini akan membantu perempuan merasa seksi, cantik, dan percaya diri, kapan saja. Entah saat liburan ataupun di kehidupan sehari-hari," imbuhnya.

Ide Cristol kemudian diwujudkan dalam bentuk lingerie yang amat tipis, lentur, dan hanya untuk sekali pakai. Ia bahkan menjamin penggunanya akan merasakan segala sensasi saat seks oral berlangsung.

"Sensasi merupakan prioritas utama. Kami mendesain ini untuk kepuasan perempuan. Lagipula misi kami ialah menutup kesenjangan orgasme," ujarnya.

Cristol menekankan bahwa produk ini membantu perempuan untuk tidak merasa malu akan bentuk tubuh mereka, terutama saat menerima seks oral. Untuk itulah, Cristol masih berinovasi dengan produknya. Salah satunya menciptakan lingerie untuk mencegah penyakit menular seksual.

Loral baru akan tersedia Maret mendatang. Apakah Anda tertarik membeli?(dwi)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan