Film

Avatar 3 akan Kenalkan Dua Budaya Baru Na'vi

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 24 Maret 2023
Avatar 3 akan Kenalkan Dua Budaya Baru Na'vi

Avatar 3 akan memperkenalkan 2 budaya baru di dunia Na'vi. (foto: imdb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIGA belas tahun sejak tayang perdana, franchise Avatar kembali dengan sekuel Avatar: The Way of Water. Meski telah melampaui satu dekade, kepopuleran waralaba Avatar masih terjaga di kalangan penggemar. Sekuel itu sukses menjadi film berpenghasilan kotor tertinggi ketiga sepanjang masa.

Avatar: The Way of Water melanjutkan kisah Jake Sully dan Neytiri yang kini memimpin suku Omatikaya. Keduanya membangun sebuah keluarga kecil. Namun, ketika manusia kembali, termasuk musuh mereka yang dianggap sudah mati, Miles Quartich, keluarga Sully terpaksa melarikan diri untuk mencari perlindungan kepada klan Metkayina. Ketika melanjutkan perburuannya untuk Jake Sully, Quartich memusnahkan siapa pun dan apa pun yang menghalangi jalannya. Hal tersebut membuat keluarga Sully harus maju menghentikan Quartich serta demi melindungi keluarga mereka dan klan Metkayina.

BACA JUGA:

‘Avatar: The Way of Water’ Jadi Film Terlaris Keenam di Dunia

Seperti dikabarkan Screen Rant, pada acara pers untuk merayakan perilisan digital Avatar: The Way of Water, Jon Landau yang memimpin sesi Q&A memberi bocoran bahwa Avatar 3 akan mengeksplorasi budaya baru Na'vi. Landau juga menjelaskan bahwa seiring dengan bioma baru dan budaya Na'vi, Metkayina akan terus menjadi bagian penting dari cerita Avatar.

Avatar
Pada film yang pertama, Avatar memperkenalkan klan Omatikaya dengan budayanya.(foto: imdb)

“Kita akan bertemu setidaknya dua klan baru di film berikutnya. Ini baru secara budaya, dan terus berjalan saat kita melanjutkannya,” jelas Landau.

Tampaknya Avatar dan Avatar: The Way of Water hanya menggores permukaan dari cerita Na'vi dan Pandora yang memperkenalkan klan Omatikaya dan Metkayina. Film ketiganya nanti akan memperkenalkan setidaknya dua klan bari Na'vi dan mungkin bioma Pandora. Klan baru ini akan punya budaya masing-masing yang beradaptasi dengan jenis lingkungan yang berbeda dan membangun kebiasaan mereka di sekitar rumah mereka. Komentar Landau tentang kelanjutan cerita klan Metkayina juga patut diperhatikan, terutama setelah klan Omatikaya sebagian besar absen setelah kepergian keluarga Sully.

BACA JUGA:

‘Avatar 2’ akan Kalahkan Rekor Pendapatan ’Spider-Man: No Way Home’

Sutradara James Cameron sendiri telah sedikit memberikan bocoran mengenai Ash People, yang mewakili elemen api Na'vi di Avatar 3. Dia mengisyaratkan akan menjelajahi sisi gelap Na'vi setelah menggambarkan mereka secara positif dalam dua film pertama Avatar. Itu bisa berarti bahwa lingkungan yang lebih keras, tempat Ash Na'vi berasal. Mereka mungkin berasal dari dekat gunung berapi aktif, juga mungkin telah menciptakan budaya Na'vi yang lebih keras. Klan Omatikaya dan Metkayina sebagian besar terisolasi. Meski telah mendengar satu sama lain, mereka sepertinya belum pernah terhubung sebelum keluarga Sully.

Avatar
Pada film kedua, waralaba Avatar memperkenalkan klan Metkayina beserta dengan budayanya. (foto: imdb)

Jika Ash Na'vi dimaksudkan untuk menunjukkan sisi gelap Na'vi, itu berarti mereka secara aktif menyerang tidak hanya manusia, tetapi juga Na'vi lainnya. Dengan begitu, mereka menyebabkan beberapa klan ini tetap terisolasi meskipun saat planet mereka dirusak. Bagaimana tepatnya budaya dan bioma baru ini akan diceritakan masih menjadi misteri, terutama setelah keluarga Sully menerima tempat mereka di antara klan Metkayina.

Amat mungkin, Sully sedang mencoba membangun pasukan untuk melawan manusia yang akan untuk merebut Pandora dengan paksa di Avatar 3.(ahs)

BACA JUGA:

Avatar 2 Tadinya Berjudul 'The Higher Ground'

#Film #Avatar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
Agnez Mo mengonfirmasi keterlibatannya dalam film C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage. Simak sinopsis dan kabar debut film panjang berbahasa Inggrisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Tekno
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
Filn Street Fighter menguasai box office di Amerika Utara. Namun, pendapatan globalnya masih jauh dari target.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Bagikan