Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Olimpiade Paris 2024

Aturan Cabang Olahraga Breaking di Olimpiade Paris 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 26 Juli 2024
Aturan Cabang Olahraga Breaking di Olimpiade Paris 2024

Cabang olahraga breaking debut di Olimpiade Paris 2024. Foto: Olympics

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ada satu cabang olahraga baru di Olimpiade Paris 2024 yang kini sedang booming, yaitu Breaking.

Cabang olahraga yang dipertandingkan di Summer Youth Olympics 2018 itu, mendapat dukungan dari IOC untuk ikut andil di Olimpiade Paris 2024. Hal itu menjadi bagian dari upaya untuk melibatkan penonton muda ke Olimpiade tersebut.

Sebanyak 32 atlet akan menampilkan kemampuannya di atas panggung Olimpiade Paris 2024. Kali ini, kita akan mengulas soal cabor breaking di Olimpiade Paris 2024.

Baca juga:

Cabang Olahraga Baru yang Diperkenalkan di Olimpiade Paris 2024

Apa itu Breaking?

Breaking dimulai di AS pada 1970-an
Breaking dimulai di AS pada 1970-an. Foto: Olympics

Breaking merupakan gaya tari urban yang dimulai di AS pada 1970-an dan berakar pada budaya hip-hop. Di Olimpiade sendiri, ada dua pemain breaker yang saling berhadapan dalam pertarungan satu lawan satu yang epik.

Mereka secara bergiliran akan menari dan menggunakan kombinasi gerakan mengikuti musik. Para atlet tidak akan mengetahui musik sebelum pertarungan dimulai. Jadi, mereka diminta untuk mencapai keseimbangan antara rutinitas yang direncanakan dan improvisasi spontan.

Bintang Tim GB, Kid Karam mengatakan kepada SunSport, bahwa hal pertama yang selalu terlintas di benaknya adalah kembang api. Hal itu akan sangat menyegarkan untuk dilihat orang.

“Dalam break, ada banyak hal berbeda, bagian berbeda. Cara termudah untuk menjelaskannya adalah bahwa ini adalah budaya jalanan perkotaan yang sangat dinamis dan kini menjadi olahraga. Beberapa orang akan melakukan set lengkap dari A hingga Z dan mengetahui apa yang mereka lakukan selama ini. Beberapa orang menyukai gaya bebas sepenuhnya. Itu tergantung pada gaya yang berbeda," ujarnya.

Baca juga:

Defile Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024 Tampilkan Semangat dan Ketangguhan

Cara Penilaian Breaking di Olimpiade Paris 2024

Penilaian breaking di Olimpiade Paris 2024
Penilaian breaking di Olimpiade Paris 2024. Foto: Olympics

Nantinya, terdapat sembilan juri yang menyaksikan pertarungan di atas panggung. Kemudian, menggunakan Sistem Trivium untuk menentukan pemenangnya.

Sistem Trivium fokus pada tiga bidang utama, yaitu:

Tubuh: Aspek fisik yang meliputi pelaksanaan dan aliran tarian

Jiwa: Aspek interpretasi mengenai bagaimana para breaker menafsirkan musik, kompetisi, pertarungan spesifik, ruangan, hingga menampilkan karakter dan memantulkan energi

Pikiran: Aspek artistik dengan mempertimbangkan kreativitas para atlet. Juri memberikan skor kepada setiap penari di setiap putaran. Lalu, atlet yang memenangkan lebih banyak putaran akan menang. Jika seri, maka akan tergantung dari jumlah poinnya.

Baca juga:

Kasur Anti-Seks Kembali Viral di Olimpiade Paris 2024

Format Breaking di Olimpiade Paris 2024

Format breaking di Olimpiade Paris 2024
Format breaking di Olimpiade Paris 2024. Foto: Olympics

Ada dua kategori breaking di Paris 2024, yakni B-Boys dan B-Girls. Kemudian, ada 16 atlet yang memenuhi syarat untuk masing-masing grup. Nantinya, mereka dibagi menjadi empat grup round-robin yang beranggotakan empat orang.

Mereka semua akan menghadapi tiga tim lainnya di grup, dengan dua tim teratas akan lolos ke babak sistem gugur. Kemudian, ada empat perempat final, dua semifinal, dan satu final.

Sementara untuk babak grup, akan dilakukan kompetisi dua putaran. Artinya, para atlet bergantian melakukan dua rutinitas masing-masing, dengan pemenang pada putaran pertama dan putaran kedua serta perolehan poin yang menentukan pemenang jika berakhir 1-1.

Pada babak perempat final dan semifinal, yang terbaik adalah tiga putaran. Kemudian, putaran pertama hingga dua putaran. Lalu, final masing-masing tiga putaran. (sof)

#Olahraga #Olimpiade Paris 2024 #Dancer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari berita nasional, sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Tim panjat tebing Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu di World Climbing Series Krakow 2026. Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil sebagai bintang dengan tiga medali.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Olahraga
Liverpool Resmi Buka Toko Ketiga di Bali, Hadir Lebih Dekat dengan Fans Indonesia
Liverpool resmi membuka toko ketiganya di Bali. Kehadirannya melengkapi dua toko resmi Liverpool di Jakarta dan Surabaya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Liverpool Resmi Buka Toko Ketiga di Bali, Hadir Lebih Dekat dengan Fans Indonesia
Olahraga
Jadwal dan Link Live Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Senin (15/6)
Tiga di antara lima laga itu melibatkan tim-tim besar yakni Jerman, Belanda, dan Spanyol.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Senin (15/6)
Olahraga
Piala Dunia 2026, Dua Hasil Imbang untuk Qatar vs Swiss dan Maroko Kontra Brasil
pertandingan Brasil melawan tim yang tampil mengejutkan di Piala Dunia 2022, Maroko, berlangsung di New York New Jersey Stadium.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026, Dua Hasil Imbang untuk Qatar vs Swiss dan Maroko Kontra Brasil
Fun
Unik! Saykoji, Mandela, Sifen, hingga Jojo Lari Sambil Live DJ di Sunpride Fun Run 10K
Saykoji, Mandela, hingga Jojo lari sambil live DJ di Sunpride Fun Run 10K. Acara ini digelar di CFD Sudirman pada Minggu (7/6).
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Unik! Saykoji, Mandela, Sifen, hingga Jojo Lari Sambil Live DJ di Sunpride Fun Run 10K
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Bagikan