Atlet Sepeda Australia 'Bela' Inggris Raya, Terancam Kena Hukuman Tak Boleh Berlaga 2 Tahun
Matthew Richardson. (Foto: Instagram/@matty__richo)
MerahPutih.com - Australia sedang menjajaki apakah atlet sepeda peraih tiga medali Olimpiade Matthew Richardson dapat dilarang mengikuti balap sepeda internasional selama dua tahun setelah 'membelot' ke Inggris Raya.
Richardson mengejutkan AusCycling dengan memutuskan untuk berlomba untuk Inggris Raya. Ia mengumumkan kepindahannya beberapa hari setelah memenangkan tiga medali untuk Australia di Olimpiade Paris.
"Ada kekecewaan seputar keputusan dan proses serta ketidaktahuan seputar keadaan Matt," kata manajer umum eksekutif AusCycling, Jesse Korf, dikutip dari The Guardian, Rabu (21/8).
Korf mengatakan apakah klausul non-kompetisi dua tahun dapat diterapkan pada Richardson sedang diselidiki.
Baca juga:
Atlet Tembak Korea Selatan Kim Ye-ji Gabung dengan Agensi Penyalur Bakat
"Yang pasti dia tidak akan bertanding di kejuaraan dunia mendatang (Oktober). Namun, durasi non-kompetisi dan klausulnya sedang dikaji dan diteliti saat ini bersama dengan UCI dan ASC (Komisi Olahraga Australia)," kata Korf.
Korf mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah AusCycling ingin memberlakukan klausul non-kompetisi selama dua tahun.
"Itu adalah sesuatu yang harus kami bahas secara internal karena kami jelas memiliki pengaruh besar dalam hal itu dan kami perlu meninjaunya," katanya.
Richardson lahir di Maidstone, Inggris. Atlet berusia 25 tahun itu pindah ke Australia pada usia sembilan tahun, dan mengutip ambisi lamanya untuk berlomba di negara kelahirannya sebagai alasan kepindahannya.
Baca juga:
British Cycling, yang memiliki anggaran keuangan tiga kali lebih besar dari AusCycling, memberi tahu Korf bahwa mereka tidak secara proaktif menghubungi Richardson. Sebaliknya, pria berusia 25 tahun itu menghubungi British Cycling secara diam-diam.
Richardson adalah pesepeda Australia yang paling sukses di Olimpiade Paris, memenangkan medali perak di nomor keirin dan sprint putra, serta medali perunggu di nomor sprint beregu putra. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Wajib Nonton! ini Jadwal Lengkap Tim Indonesia di SEA Games 2025, Jumat (12/2)
Atlet MTB Rendy Varera Tambah Emas untuk Indonesia, Klasemen Sementara SEA Games 2025 Makin Ketat
Riska Amelia Sumbang Medali Kedua untuk Tim MTB Downhill di SEA Games 2025
Rendy Varera Menyala! Mountain Bike Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia di SEA Games 2025
Bonus Atlet SEA Games 2025 Dipastikan Utuh, Ketum IWbA: Rp 1 Miliar dari Presiden Prabowo Sudah Disiapkan
Kirim 996 Atlet ke SEA Games 2025 , Erick Thohir Pede Indonesia Raih 3 Besar di Asia Tenggara