Asup Kalsium dari Sayuran Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 November 2017
Asup Kalsium dari Sayuran Ini

Edamame jaga kepadatan tulang Anda. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANDA mungkin sering dianjurkan untuk rajin minum susu agar tulang terjaga dari osteoporosis. Namun, bagiamana dengan Anda yang vegetarian? Apakah kalsium hanya didapat dari susu dan produk olahannya? Ternyata tidak.

Kalsium juga bisa didapat dari sumber nabati, seperti dalam tahu dan sayuran hijau (brokoli, bayam, dan sawi). Sayuran lain yang juga merupakan sumber kalsium baik, yaitu edamame.


Meskipun bentuknya kacang, tanaman ini masuk ke keluarga sayuran (green soybean vegetable) dan bukan kacang-kacangan. Sayuran yang berasal dari negeri Jepang ini sebenarnya merupakan kacang kedelai muda yang belum sepenuhnya matang dan mengeras.

Rasa edamame gurih serta manis dengan tekstur yang tidak terlalu renyah. Yang spesial, edamame merupakan satu-satunya sayuran yang mengandung semua dari sembilan jenis asam amino esensial yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.


Salah satu manfaat penting edamame ialah menjaga kepadatan tulang. Edamame kaya akan mangan, kalsium, magnesium, dan vitamin K. Zat-zat itulah yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang sehingga tulang tidak mudah rapuh dan keropos.

Untuk hasil yang maksimal, edamame sebaiknya dikonsumsi secara teratur sejak usia muda. Walau belum terasa, akan lebih baik melakukan pencegahan sebelum kerapuhan tulang terjadi. Meskipun rajin mengasup edamame, Anda tak usah khawatir. Edamame rendah lemak sehingga tidak akan membuat tubuh gemuk.

Cara mengolah edamame amatlah mudah. Yang paling sederhana ialah dengan merebus edamame bersama kulitnya dalam air yang diberi garam. Selain itu, edamame kini juga banyak diolah menjadi beragam makanan ringan, seperti keripik dan biskuit edamame yang gurih dan lezat. Inovasi terbaru ialah sari edamame yang jadi favorit para vegan.

Jadi siang ini ganti camilan donat Anda ke edamame saja. Sehat, rendah lemak, dan lezat.(*)

Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan