Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Sepak Bola

Asal Ada Kemauan Berantas Match Fixing, Engga Sampai Seminggu Selesai

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 30 November 2018
Asal Ada Kemauan Berantas Match Fixing, Engga Sampai Seminggu Selesai

Ilustrasi (shutterstock)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade menyebut jika PSSI maupun aparat penegak hukum serius ingin memberantas praktik pengaturan skor atau match fixing tak ada yang sulit.

"Sebentar itu, paling nggak sampai seminggu ketahuan pemainnya, baik dalam liga, PSSI siapa. Asal ada kemauan," ujar Gede Widiade dalam diskusi PSSI Pers bertajuk Citra Negatif Sepakbola Nasional di Kemang, Jakarta, Jumat (30/11) sore.

Namun, jika tak serius, akan sulit memberantasnya. "Tapi biasa di Indonesia, teriak-teriak, sepuluh menit hilang. Dulu saya juga dituduh menerima suap ketika menjadi manajer SEA Games," beber Gede.

"Saya dituduh seseorang yang bersembunyi di balik benteng kuat. Lucunya lagi suapnya 100 juta, sementara saya mengeluarkan miliaran untuk pembiayaan timnas. Saya harus tuntut? Saya tahu kredibilitas yang bikin isu, sama-sama saja," sambungnya.

ilustrasi match fixing
Ilustrasi Match Fixing (Shutterstock)

Baginya, isu match fixing sudah menjadi hal yang biasa. Hanya saja, kerap lenyap karena tidak ada tindakan nyata.

"Match fixing di Indonesia sudah biasa, tapi apakah ada buktinya? Saya mantan lawyer. Ada orang mengaku maling, tapi didiamkan saja. Buat apa membicarakan, kalau maling mengaku tapi tidak ditangkap," jelasnya.

Gede Widiade meyakini match fixing akan terus berlanjut apabila tak diselesaikan secara tuntas. "Ya, begini-begini saja," singkat Gede.

"Match fixing dan pengaturan skor itu pidana. Kalau bukan delik aduan harusnya polisi tangkap. Kalau delik aduan siapa yang merasa dirugikan. Kalau federasi tidak berani harusnya masyarakat melakukan class action, sangat mudah," tutup Gede. (*/bolaskor.com)

#Pengaturan Skor Indonesia #Gede Widiade
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan