Merahputih.com - Arsenal vs Atlético Madrid dalam semifinal leg ke-2 UEFA Champions League musim ini menjadi sorotan utama para pencinta sepak bola setelah hasil imbang 1-1 di Metropolitano pekan lalu.
Pertemuan perdana kedua klub di kasta tertinggi Eropa ini menempatkan The Gunners pada posisi menguntungkan setelah sebelumnya sempat melumat wakil Spanyol tersebut dengan skor telak 4-0 di kandang.
Baca juga:
Rekor Historis Mikel Arteta dan Diego Simeone
Mikel Arteta berpeluang mencatatkan namanya dalam sejarah kompetisi sebagai manajer ketiga yang tidak terkalahkan dalam tiga laga awal melawan Diego Simeone.
Hingga saat ini, hanya pelatih kawakan Carlo Ancelotti dan Maurizio Sarri yang mampu mencapai torehan tersebut.
7Arsenal membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah mendominasi statistik Expected Goals (xG) dalam pertemuan sebelumnya.

Catatan pertemuan kedua tim sebelumnya terjadi pada semifinal Liga Europa 2018. Kala itu, Atlético Madrid berhasil menyingkirkan Arsenal dengan agregat tipis sebelum akhirnya keluar sebagai juara.
Namun, peta kekuatan saat ini telah berubah drastis seiring dengan transformasi skuat Meriam London di bawah arahan Arteta.
Prediksi Superkomputer Opta
Analisis data menunjukkan dominasi tuan rumah dalam laga penentuan ini. Simulasi superkomputer Opta menempatkan Arsenal sebagai unggulan utama untuk memenangkan pertandingan.
"The Gunners memenangkan pertandingan dalam 56,0 persen dari 10.000 simulasi yang dilakukan," tulis laporan resmi Opta terkait peluang kemenangan di London Utara.

Sementara, hasil imbang memiliki probabilitas sebesar 23,7 persen, yang berarti Arsenal mempunyai peluang total 79,7 persen untuk setidaknya memaksakan laga hingga babak tambahan waktu.
Di sisi lain, Atlético Madrid hanya mengantongi probabilitas kemenangan sebesar 20,2 persen dalam waktu normal. Kemenangan menjadi harga mati bagi anak asuh Simeone jika ingin mematahkan prediksi data tersebut.
Baca juga:
Prakiraan Pemain
Arsenal: David Raya, Ben White, William Saliba, Gabriel Magalhães, Piero Hincapié, Martín Zubimendi, Declan Rice, Eberechi Eze, Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, Viktor Gyökeres.
Pelatih: Mikel Arteta
Atlético Madrid: Jan Oblak, Nahuel Molina, Marc Pubill, Robin Le Normand, Matteo Ruggeri, Koke, Johnny Cardoso, Thiago Almada, Álex Baena, Ademola Lookman, Antoine Griezmann.
Pelatih: Diego Simeone