MerahPutih.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, berjanji akan meningkatkan performa tim dan menyelesaikan misinya di London, setelah harapan mereka di Liga Champions diuji saat bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen, Kamis (12/3) dini hari WIB.
Penalti Kai Havertz pada menit ke-89 membatalkan gol sundulan Robert Andrich pada menit ke-46 dalam pertandingan leg pertama.
The Gunners tampil mengecewakan di Jerman. Setelah Gabriel Martinelli membentur mistar gawang dengan peluang awal, mereka hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang malam saat tuan rumah mengancam untuk menciptakan kejutan.
Baca juga:
Arsenal Diselamatkan Gol Penalti di Kandang Bayer, Arteta Kecewa Timnya Hilang Kendali
Arsenal Difavoritkan Lolos ke Perempat Final Liga Champions 2025/26
Setelah tendangan penalti Havertz, Arsenal kini menjadi favorit kuat untuk melaju ke perempat final di tahun ketiga berturut-turut pada leg kedua di Emirates pekan depan.
Arteta pun mengakui, bahwa mereka harus meningkatkan permainannya.
"[Ini adalah pengingat] betapa sulitnya menang melawan lawan mana pun di kompetisi ini dan terutama di kandang lawan," katanya dalam konferensi pers.
"Ada faktor besar di sana. Kemudian Anda menyadari apa yang telah kami lakukan untuk memenangkan delapan pertandingan di kompetisi ini [selama babak grup], karena sangat sulit sehingga tidak ada yang pernah melakukannya sebelumnya."
Selain itu, Arteta juga memuji ketenangan Havertz di bawah tekanan melawan mantan klubnya. Pemain 26 tahun itu menghabiskan satu dekade di Leverkusen, yang bergabung saat berusia 10 tahun. Lalu, ia pindah ke Chelsea pada 2020 dan bergabung dengan Arsenal pada 2023.
Baca juga:
Dipermalukan Real Madrid, Pep Guardiola Akui Manchester City Sulit Balikkan Keadaan di Leg Kedua
Havertz diberi bingkai foto yang menggambarkan masa baktinya di Leverkusen sebelum kick-off, kemudian mendapat tepuk tangan meriah saat masuk menggantikan Viktor Gyokeres dengan 16 menit tersisa.
"Sepak bola adalah permainan yang lucu dan menghadirkan kisah-kisah spesial, dan kembalinya dia ke sini setelah sekian lama, menjadi bagian dari klub ini, untuk datang ke sini dan mencetak gol sepenting itu, saya pikir ini adalah momen besar," kata Arteta.
Pemain Jerman itu mengatakan, bahwa keakrabannya dengan BayArena membuahkan hasil.
"Saya mengenal stadion ini dengan baik dan telah mengambil banyak penalti dari tempat ini," kata Havertz.
Baca juga:
PSG Hancurkan Chelsea, Penampilan Filip Jorgensen Bikin The Blues Tersungkur
"Waktu antara peluit penalti dan tendangan penalti terasa seperti keabadian. Tetapi pada akhirnya, Anda harus hadir secara mental di saat-saat itu."
Sementara itu, pelatih Bayer Leverkusen, Kasper Hjulmand, menyesalkan keputusan wasit asal Turkiye, Umut Meler, yang memberikan penalti setelah tekel Malik Tillman terhadap Noni Madueke.
"Bagi saya itu bukan penalti. Terkadang wasit seharusnya tidak meniup peluit dan kemudian memeriksa dengan VAR. Maka itu 100 persen aman dan terjamin," ujarnya. (sof)