MerahPutih.com - Arsenal harus mengakui ketangguhan Manchester City pada laga final Piala Liga. Berlaga di Wembley, Minggu (25/2), The Gunners takluk dengan tiga gol tanpa balas melalui gol yang diciptakan Sergio Aguero, Vincent Kompany, dan David Silva
Kemenangan ini menjadi trofi perdana The Citizens di era Guardiola. Sedangkan, bagi Arsenal ini merupakan kekalahan kesekian kalinya serta menjadi perngatan keras untuk Arsene Wenger. Hal ini mengisyaratkan bahwa era Wenger bersama Arsenal telah berakhir.
Permainan Arsenal terlihat tidak berkembang sepanjang permainan. Kekalahan dari City menjadi puncak kelesuan Arsenal dalam beberapa tahun. Bahkan, indikasi itu tampak ketika Mesut Oezil dan kawan-kawan finis di luar empat besar.
Performa buruk Arsenal mendapatkan kritikan pedas dari sejumlah pengamat sepak bola Jamie Redknapp, Gary Neville, dan legenda Arsenal sendiri, Thierry Henry. Redknapp menyebut bahwa masalah yang dialami Arsenal selalu terjadi setiap tahunnya.
"Sebenarnya membosankan berbicara tentang Arsenal saat ini. Membosankan berbicara tentang Arsene Wenger karena masalah yang sama tiap tahunnya. Ada satu waktu ketika Anda terlalu lama di suatu tempat dan pesan yang muncul itu membosankan. Para pemain kini butuh penyegaran," ucap Redknapp di Dailymail, Senin (26/2).
"Ada alasa mengapa Pep Guardiola pergi ke suatu klub untuk tiga atau empat tahun karena memilik dampak tersendiri dan Anda kembali pindah. Tapi, untuk beberapa alasan di Arsenal seperti itu saja. Saya merasa kasihan kepada fans Arsenal. Ini bukan tim saya, tapi saya frustrasi karena saya suka cara bermain Arsenal di masa lalu, dan sekarang masuk tahapan membosankan," tuturnya.
Sementara itu, Neville marah besar melihat para pemain Arsenal tidak memberikan perlawanan kepada City. Bahkan, karena televisi menangkap momen mengharukan ketika fans cilik Arsenal menangis karena tidak tahan melihat Arsenal kalah.
"Mustafi harusnya lebih kuat. Cara bertahan yang menyedihkan. (Aaron) Ramsey. (Granit) Xhaka. (Mesut) Ozil. Anda berjalan dalam pertandingan di Wembley. Mengapa Anda berjalan? Anda memalukan, benar-benar memalukan. Saya bahkan tak mau berbicara mengenai mereka karena mereka benar-benar memalukan," cetus Neville.
"Saya tidak bisa berkata apa-apa untuk menggambarkan pola seperti ini untuk Arsenal. Saya bahkan tak lagi menyukai sepak bola. Liverpool dan Tottenham (Hotspur) bermain lebih baik - ada tiga-empat tim yang bermain lebih baik dari mereka sekarang. Ini hari yang gelap, kelam - tim gagal tampil baik," tuturnya.
Sedangkan, Henry tidak memberikan kritikan kepada mantan klubnya. Ia justru ingin menggantikan Wenger sebagai manajer Arsenal.
"Dengar, saya masih punya pekerjaan dengan (Timnas, asisten pelatih) Belgia, tapi itu (melatih Arsenal) akan jadi impian bagi saya. Tertarik? Ya. Siapa yang tidak tertarik? Tapi, saya masih respek dengan manajer yang tengah melatih," tambah Henry.
Arsenal akan kembali bermain melawan Man City di ajang Premier League pada Kamis, 1 Maret 2018 pukul 02.45 WIB. (*)