Pelatih Arema FC, Marcos Santos menyampaikan permintaan maaf ke suporter, Aremania. Hal ini menyusul kekalahan telak 0-4 yang diperoleh Singo Edan dalam laga kandang pada pekan 30 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4).
Ia mengakui bahwa timnya memalukan. Arema FC tidak menunjukkan mental semestinya dalam sebuah derby.
Adapun empat gol Persebaya di derby Jatim masing-masing dicetak Francisco Rivera (49’, 82’), Jefferson (76’), dan Mikael Tata (86’).
"Pertama-tama, saya harus meminta maaf kepada para Aremania. Hari ini sungguh memalukan. Kami tidak memiliki mentalitas yang dibutuhkan dalam derby sebesar ini," kata Marcos Santos.
Baca juga:
Ada Diskusi Intens di Ruang Ganti di Balik Kemenangan Besar 4-0 Persebaya atas Arema FC
Arema FC seakan kehilangan daya juang, terutama mereka yang berada di barisan lini belakang. Membuat pemain Persebaya untuk mengobrak-abrik pertahanan yang dipimpin Hansamu Yama.
View this post on Instagram
Sementara itu, lini depan bermasalah dengan penyelesaian akhir. Dari 12 tembakan yang dilesetkan, hanya empat yang tepat sasaran.
"Tembakan penalti berhasil ditangkap Lucas (Frigeri, kiper Arema FC), tapi pemain bertahan kami tidak bantu. Dua gol terakhir transisi cepat lawan, kami harus lebih siap. Saya minta maaf kepada Aremania," tutur Marcos.
Kekalahan kemarin menambah panjang catatan negatif Arema FC saat bersua Persebaya. Ini menjadi kekalahan terbesar mereka setelah memasuki era Liga 1.
Terakhir kali Arema FC menang dari Persebaya yakni pada 15 Agustus 2019 silam. Saat itu Arema FC menang 4-0 dari Persebaya di Stadion Kanjuruhan. (*)