Merahputih.com - Bayern Munich menjadi ujian berat bagi Real Madrid dalam babak perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/4) WIB.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui perlunya perubahan gaya permainan menyusul kembalinya Jude Bellingham dan Kylian Mbappe dari cedera.
Meski performa Los Blancos sempat membaik, kekalahan mengejutkan dari RCD Mallorca pada pekan lalu menjadi alarm penting bagi skuad ibu kota Spanyol.
Baca juga:
Pertandingan melawan Mallorca merupakan penampilan kedua dan ketiga bagi Bellingham serta Mbappe setelah pulih.
Arbeloa menegaskan kesiapan mental anak asuhnya meski harapan meraih gelar La Liga sedikit terganggu akibat hasil domestik.
"Real Madrid selalu bangkit menghadapi lawan-lawan tangguh. Bayern Munich sedang dalam performa luar biasa. Kami tahu tantangan yang akan mereka berikan di lapangan. Sejarah kami dengan Bayern selalu istimewa. Bernabéu akan menyaksikan malam Liga Champions yang hebat lagi," ujar Arbeloa dalam konferensi pers.
Kekompakan Kolektif Jadi Kunci Utama
Fokus pada permainan kolektif menjadi sorotan utama Arbeloa menjelang laga krusial ini. Arbeloa menilai aspek kebersamaan tim sempat berkurang dalam dua musim terakhir.
Arbeloa menekankan bahwa status sebagai pemilik pemain terbaik dunia harus berbanding lurus dengan kualitas kerja sama tim di lapangan hijau.
"Untuk menang dalam sepak bola, banyak hal harus berjalan baik dalam semua fase permainan. Menjadi tim yang hebat berarti memiliki kekompakan dan mentalitas kolektif. Mungkin itu yang paling saya tekankan pada para pemain. Kami memiliki pemain terbaik, dan kami juga harus menjadi tim terbaik di dunia," ucap Arbeloa.
Transformasi Gaya Main Bareng Mbappe dan Bellingham
Kehadiran Kylian Mbappe dan Jude Bellingham memicu perdebatan mengenai efektivitas skema permainan Real Madrid.
Arbeloa menepis keraguan tersebut dengan menyebut bahwa adaptasi adalah hal lumrah dalam sepak bola.
Kualitas berbeda yang dibawa Mbappe memerlukan pendekatan taktik yang berbeda pula dibandingkan saat memainkan Brahim Diaz.
Baca juga:
Harry Kane Kembali Latihan, Siap Main Lawan Real Madrid di Perempat Final Liga Champions
"Jelas bahwa Mbappe memiliki kualitas berbeda dari Brahim, dan itulah mengapa permainan harus berjalan dengan cara yang berbeda. Mbappe datang ke sini untuk memainkan pertandingan-pertandingan seperti ini," tutur Arbeloa.
Terkait kritik terhadap Bellingham, Arbeloa meyakini kehadiran sang gelandang justru meningkatkan level tim secara keseluruhan. "Ini adalah masalah yang menyenangkan untuk menyesuaikan Bellingham dalam tim," pungkasnya.