Teknologi

Apple Harus Bayar Denda Rp1,58 triliun, Karena Bikin iPhone Lemot?

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 20 November 2020
Apple Harus Bayar Denda Rp1,58 triliun, Karena Bikin iPhone Lemot?

Karena dianggap diam-diam melakukan pengupdatean, Apple dikenakan sanksi denda oleh pengadilan. (Foto: Pixabay/matcuz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA tahun 2017, Apple digugat dari pengguna iPhone karena dianggap secara diam-diam memperbaharui perangkat lunak iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone 7, iPhone 7 Plus dan iPhone SE.

Ini mengakibatkan perangkat iPhone menjadi lemot karena pembaruan itu. Pengguna mengeluhkan aplkasi yang sering terjadi crash dan hang.

Baca Juga:

Deretan Gadget Apple yang Masih akan Kebagian Sistem Update Terbaru

apple
Pengadilan menjatuhkan denda pada Apple karena sistem operasi iPhoen yang lemaot. (Foto: Pexels/Pixabay)

Dilansir financialexpress, pada waktu itu Apple diam-diam mematikan kecepatan chip sehingga baterai yang menua pada iPhone tidak mengirim lonjakan daya ke prosesor. Ini menyebabkan mati secara dadakan pada iPhone. Setelah protes awal atas pelambatan itu, Apple kemudian meminta maaf dan menurunkan harga baterai pengganti menjadi US$29 (Rp400 ribu) dari US$79 (Rp1,1 juta).

"Rekan-rekan saya dan saya mencoba untuk mendapatkan perhatian dari perusahaan-perusahaan teknologi besar ini. Anda akan berharap penilaian bernilai jutaan dolar dengan lebih dari 30 negara bagian akan mendapatkan perhatian mereka," kata Jaksa Agung Arizona Mark Brnovich dalam wawancaranya.

Sebelum menyetujui untuk membayar denda, Apple biasanya tidak pernah mendengarkan tuduhan dan gugatan para penggunanya. Namun kali ini berbeda Apple justru akan bertanggung jawab kepada para penggunanya.

Baca Juga:

Masker Membuatmu Kesulitan Unlock iPhone? Yuk Atasi dengan Update iOs 13.5!

apple
Apple diminta tak melakukan keselahan yang sama. (Foto: The Verge)

Apple juga mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk menjaga baterai agar bisa tahan lama. Kemudian, guna mempertanggungjawabkan persoalan itu, Apple dikenakan denda sebesar Rp1,58 triliun untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ini juga dianggap sebagai bentuk hukuman agar Apple ke depannya bisa lebih transparan lagi jika melakukan hal serupa di masa depan.

Dilansir The Washington Post, penyelidikan kasusu ini melibatkan 34 Jaksa Agung negara bagian Amerika Serikat, termasuk partai demokrat dan Republik. "Raksasa teknologi harusnya berhenti memanipulasi penggunanya. Mereka (Apple) harusnya lebih terbuka soal produk yang digunakan bagi penggunanya," ungkap Bronvich
dalam sebuah pernyataan.

Bronvich mengatakan bahwa perusahaan teknologi seperti Apple harusnya lebih transparan dan tidak memanipulasi penggunanya. Apple juga setuju untuk tiga tahun ke depan memberikan 'informasi yang benar' tentang manajemen daya iPhone di seluruh situs webnya, catatan pembaruan perangkat lunak dan pengaturan iPhone. (ans)

Baca Juga:

Bakal Ada Emoji Baru di iOS 14.2

#Teknologi #Apple #IPhone #IOS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
Apple Siapkan iPad Mini OLED, Ini Bocoran Jadwal Rilis dan Harganya
iPad Mini OLED diperkirakan hadir bersama sejumlah perangkat baru Apple lainnya, termasuk MacBook layar sentuh.
Yusuf Abdillah - 4 menit lalu
Apple Siapkan iPad Mini OLED, Ini Bocoran Jadwal Rilis dan Harganya
Tekno
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A18 resmi rilis di Indonesia. HP ini hadir dengan Gemini AI dan tiga kamera.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max kini muncul di IMEI. HP tersebut kabarnya akan meluncur dengan POCO X9 Pro Series.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Samsung Galaxy S27 Ultra bakal beralih ke Exynos 2700. Sebab, Samsung menghadapi masalah overheating lewat chip Snapdragon.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Tekno
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
HyperOS 4 kini resmi meluncur di China. Update tersebut membawa sejumlah perubahan baru di fiturnya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
Tekno
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 kini mulai bocor di internet. HP itu kabarnya mengusung kamera 200MP dan baterai 7.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Warna iPhone 18 Pro burgundy kini berubah warna, setelah dipakai tiga minggu. Hal itu diunggah oleh salah seorang pengguna di Reddit.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Tekno
Apple HomePod Mini 2 Meluncur, Siap Jadi Pusat Rumah Pintar, Simak Fitur Unggulannya
Apple memperkenalkan HomePod Mini 2 sebagai speaker pintar yang membawa sejumlah peningkatan. Apa saja?
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Apple HomePod Mini 2 Meluncur, Siap Jadi Pusat Rumah Pintar, Simak Fitur Unggulannya
Tekno
Apple HomeView Resmi Diperkenalkan, Bisa Pantau Rumah hingga Panggilan FaceTime
Apple resmi memperkenalkan HomeView yang dirancang menjadi pusat kendali rumah pintar.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Apple HomeView Resmi Diperkenalkan, Bisa Pantau Rumah hingga Panggilan FaceTime
Tekno
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
POCO X8s kini muncul di IMDA dan Geekbench. HP tersebut membawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
Bagikan