MerahPutih.com - Antonio Conte diperkirakan akan meninggalkan Napoli pada akhir musim 2025/26. Kepergiannya dari Stadio Diego Armando Maradona membuat Juventus menjadi satu-satunya klub tempat ia bertahan lebih dari dua musim.
Menurut laporan di Italia, Conte akan meninggalkan Napoli atas kesepakatan bersama pada akhir musim, yang berakhir pada Minggu (24/5). Ia terus dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke timnas Italia.
Conte masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya dengan Napoli, yang berlaku hingga musim panas 2027.
Namun, ia diperkirakan akan meninggalkan Stadio Maradona tanpa pesangon. Maurizio Sarri dan Massimiliano Allegri termasuk di antara kandidat terdepan untuk menggantikannya.
Baca juga:
Inter Milan Resmi Luncurkan Jersey Kandang 2026/27, Gabungkan Desain Klasik dan Modern
Antonio Conte Segera Tinggalkan Napoli di Akhir Musim
Conte akan meninggalkan Napoli setelah dua musim, atau tepat satu tahun setelah membawa klub tersebut meraih Scudetto keempatnya. Ia juga memenangkan Piala Super Italia 2025/26 selama masa jabatannya di Napoli.
Napoli akan menjadi klub kedelapan yang ditinggalkan Conte setelah dua musim. Angka tersebut meningkat menjadi sembilan, jika masa jabatannya selama dua tahun sebagai pelatih timnas Italia disertakan.
Pria 56 tahun ini pernah dua kali melatih Arezzo dalam waktu singkat di awal kariernya, sebelum mengambil alih Bari antara 2007 dan 2009.
Kemudian, ia meninggalkan klub tersebut setelah muncul laporan tentang kemungkinan kepindahannya ke Juventus, yang baru terwujud beberapa tahun kemudian.
Masa kepemimpinan Conte di Atalanta hanya berlangsung beberapa bulan, yakni September 2009 hingga Januari 2010. Masa jabatannya di Siena hanya berlangsung sedikit lebih dari satu musim, dimulai pada Mei 2010 dan pindah ke Juventus menjelang musim 2011/12.
Baca juga:
Juventus Bisa Rugi Besar jika Gagal Lolos ke Liga Champions 2026/27, Pendapatan Terancam Anjlok
Juventus Jadi Klub Terlama Antonio Conte sebagai Pelatih
Juventus tetap menjadi satu-satunya klub tempat Conte bertahan lebih dari dua musim. Ia membawa Bianconeri meraih tiga gelar Serie A berturut-turut dan dua trofi Piala Super Italia sebelum menjadi pelatih timnas Italia pada 2014.
Kemudian, ia meninggalkan timnas Italia setelah Euro 2016 berakhir yang menyusul kekalahan adu penalti di perempat final melawan Jerman.
Conte akhirnya menjadi pelatih Chelsea selama dua musim pada 2016-2018, sebelum dipecat dan digantikan oleh rekan senegaranya, Maurizio Sarri.
Setelah mengambil cuti selama satu musim, Conte kembali ke bangku pelatih Inter Milan pada 2019. Namun, ia meninggalkan Nerazzurri di tengah laporan perselisihan dengan dewan direksi, tak lama setelah membawa tim tersebut meraih Scudetto di akhir musim keduanya sebagai pelatih.
Baca juga:
Ia mengambil alih posisi sebagai pelatih Tottenham pada November 2021, tetapi meninggalkan klub tersebut karena frustrasi dengan manajemen pada Maret 2023.
Kini, ia akan meninggalkan Napoli setelah dua musim penuh memimpin. Sampai saat ini, ia telah memimpin 90 pertandingan kompetitif Partenopei dan mencatatkan 51 menang, 22 imbang, dan 17 kalah dengan tingkat kemenangan 56,67 persen. (sof)