Anies: Katulampa Siaga I Pernah Terjadi di Tahun 2013
Suasana Bendung Katulampa di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (5/2). (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebut ketinggian air di Bendung Katulampa, Bogor, yang saat ini mencapai 240 cm biasanya bertahan kurang dari 30 menit. Hal tersebut didapatkan Anies usai berkoordinasi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya.
"Beliau (Bima Arya) sampaikan beliau sedang berada di lokasi di Katulampa bahwa status siaga satu di Katulampa itu pada posisi 220 cm," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta pusat, Senin (5/2).
Lebih jauh, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berkata, Wali Kota Bogor mengaku bahwa debit air setinggi itu pernah terjadi pada 2013 silam.
"Menurut laporan beliau (Bima Arya) kondisi seperti ini terakhir terjadi di Katulampa adalah tahun 2013," jelas Anies.
Anies mengaku, ada tiga fokus yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI guna mengantisipasi banjir. Yakni di hulu, di Kota Jakarta dan di bagian hilir. Adapun di Jakarta, prioritas berada di aliran sungai, utamanya Ciliwung.
"Ujungnya nanti di wilayah Pluit, kemudian di wilayah Ancol itu tempat-tempat yang perlu antisipasi ekstra," tandasnya. (Asp)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Pemprov DKI Siapkan 30 Pompa Air Antisipasi Banjir Kiriman
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak
Siang Ini 39 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Dilanda Banjir
Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur
Pemerintah Bakal Bangun Flyover di Jalan Daan Mogot Buat Atasi Banjir dan Macet
Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat
Banjir Bidara Cina: Ciliwung Meluap, Warga Mulai Garuk-Garuk Karena Gatal Masal
Jumat Siang Ini 50 RTdi Ibu Kota Masih Kebanjiran, 2 Jalan Tergenang
Jurus Pramono Tangani Banjir Jakarta, Bakal Normalisasi Kali Cakung Lama dan Bangun Waduk di Kali Angke
Pembangunan Waduk Polor dan Normalisasi Sungai Jadi 'Senjata' Pemprov DKI Jakarta Atasi Banjir
Banjir Jakarta 30 Januari 2026: 39 RT Terendam, Ratusan Warga Harus Mengungsi