MerahPutih.com - Duel pertemuan Indonesia melawan Bangladesh di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 akan tersaji dalam laga terakhir Grup A pada 1 Oktober mendatang.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyinggung Shamit Shome sebagai satu kekuatan Bangladesh yang patut diwaspadai.
Bahkan, Herdman mengaku sangat mengenal kualitas pemain berusia 29 tahun yang pernah bergabung dengan timnas senior Kanada itu.
Baca juga:
"Saya sangat mengenalnya. Saya pernah melatihnya dalam beberapa pemusatan latihan," kata Herdman, usai sesi latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (22/9).
"Dia juga pernah bermain bersama putra saya (Jay Herdman) di Cavalry di Liga Premier Kanada," imbuh eks pelatih yang membawa Kanada lolos piala dunia itu.
Di mata Pelatih Indonesia itu, Shamit Shome termasuk pemain berbahaya sarat pengalaman yang wajib diwaspadai dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 kali ini
Dia adalah bagian dari tim Montreal Impact yang sangat sukses di MLS pada masa Didier Drogba, jadi dia pemain top,
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Baca juga:
Bangladesh Rilis Jersey untuk FIFA ASEAN Cup, Menpora Nostalgia Saat Jadi Kapten Timnas
Timnas Jangan Remehkan Bangladesh
Tim Bangladesh dalam FIFA ASEAN Cup kali ini juga membawa para pemain bintangnya Hamza Choudhury sebagai pemain berpengalaman milik Leicester City yang kini sedang menjalani masa pinjaman bersama Sheffield United.
Oleh karenanya, Herdman tidak ingin tim Indonesia memandang remeh Bangladesh karena mereka adalah tim dengan kualitas pemain yang bagus.
Ya, tim Bangladesh adalah tim yang bagus dengan adanya (Hamza) Choudhury dan pemain lainnya, mereka akan menyulitkan,
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Baca juga:
Faktor Dukungan Tuan Rumah di GBK
Namun, Herdman tetap optimistis Timnas Indonesia bisa mengambil poin penuh dari Bangladesh. Apalagi Indonesia bermain sebagai tuan rumah di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan.
"Saya rasa setiap tim akan menjadi lawan yang tangguh. Namun di saat yang sama, kita adalah Indonesia, kita bermain di kandang sendiri, dan inilah saatnya bagi kita," tutup dia. (*)