MerahPutih.com - Liga Champions musim 2018/19 akan kembali bergulir pada September ini. Berlaga di turnamen terbaik di benua biru itu membuat tim-tim yang lolos harus bekerja ekstra keras karena memainkan iga laga dalam rentang waktu singkat dalam kurun waktu dua pekan.
Aksi-aksi aktor terbaik lapangan hijau memang selalu ditunggu pecintanya karena menghadirkan drama-drama yang terjadi di dalamnya. UEFA juga telah melakukan pengundian di AS Monaco dengan membagi klub-klub partisipan menjadi delapan grup. Hasilnya ... sangat menarik.
Setidaknya ada dua-tiga grup yang pantas dilabeli grup ‘neraka’ karena potensi persaingan sengit dan ketat untuk lolos ke-16 besar. Sementara grup lainnya relatif berimbang. Dari grup A hingga H, kami akan coba menganalisis peta persaingan beserta kemungkinan tim-tim yang lolos ke fase gugur. Berikut ulasannya.
Grup A: Atletico Madrid, Borussia Dortmund, AS Monaco, dan Club Brugge

Favorit untuk lolos di grup ini tentu saja Atletico, juara bertahan Liga Europa yang memenangi Piala Super Eropa melawan Real Madrid. Motivasi pun bertambah karena final Liga Champions musim ini berlangsung di Madrid. Atletico juga penasaran ingin menjuarai Liga Champions setelah tiga kali gagal usai mencapai final.
Kendati demikian, berkaca dari pengalaman musim lalu (Atletico turun kasta ke Liga Europa karena finish di urutan tiga klasemen grup), Atletico tidak bisa begitu saja meremehkan Borussia Dortmund dan AS Monaco yang punya sejarah kuat di Eropa.
Dortmund tengah berkembang di bawah asuhan pelatih baru, Lucien Favre, dan punya skuat yang kompetitif. Pun demikian Monaco yang pernah menjadi semifinalis di musim 2016-17. Skuat Monaco memang berubah, tapi otak permainan mereka tetap sama: Leonardo Jardim. Melihat persaingan ketat ketiganya, target realistis bagi Club Brugge adalah peringkat tiga klasemen.
Prediksi: Atletico dan Dortmund melangkah ke-16 besar.