Anak Buah Anies Punya Tips Jaga Suhu Tubuh di Cuaca Panas Ekstrem

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 25 Oktober 2019
Anak Buah Anies Punya Tips Jaga Suhu Tubuh di Cuaca Panas Ekstrem

Suhu panas di Kota Solo mencapai 40 derajat celcius. (Foto: Pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti punya tips menjaga suhu tubuh agar tetap stabil dikala cuaca panas ekstrem menusuk tubuh.

Menurut dia, setiap orang harus minum air putih 2 liter sehari dalam kurun waktu 2 sampai 3 jam sekali. Selanjutnya, perbanyak konsumsi buah segar yang mengandung banyak air.

Baca Juga:

Akhir-akhir Ini Panas Terik Landa Indonesia, Berikut Penjelasannya dari BMKG

Beberapa hari terakhir, cuaca siang hari sedang panas-panasnya. BMKG pun membenarkan, suhu udara siang hari bisa mencapai 37 derajat celcius.

"Hitungannya, minimal 2 liter per hari. Tidak perlu sampai menunggu haus untuk minum," ucap Widyastuti kepada wartawan, Jumat (25/10).

Widyastuti menyarankan pada masyarakat bila tidak ada keperluan, hindari berada di luar ruangan pada pukul 10.00-16.00 WIB. Gunakan juga masker dan payung saat keluar ruangan gunakan krem pelembab kulit dan sunscreen saat keluar ruangan.

"Terakhir, jaga kondisi tubuh dengan istirahat dan tidur yang cukup," jelasnya.

Suhu panas ekstrem mengakibatkan ikan keramba mati di Waduk Kedungombo, Kabupaten, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mati, Senin (21/10). (MP/Ismail)
Suhu panas ekstrem mengakibatkan ikan keramba di Waduk Kedungombo, Kabupaten, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mati, Senin (21/10). (MP/Ismail)

Sementara itu, BMKG menjelaskan faktor yang mengakibatkan cuaca panas ekstrem ini. Berdasarkan persebaran suhu panas yang dominan berada di selatan Khatulistiwa, hal ini erat kaitannya dengan gerak semu Matahari.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo menuturkan karena matahari sedang berada di sekitar wilayah khatulistiwa pada bulan Oktober ini, posisi semu matahari akan berada di sekitar wilayah Indonesia bagian Selatan seperti Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagainya.

Kondisi ini menyebabkan radiasi matahari yang diterima oleh permukaan bumi di wilayah tersebut relatif menjadi lebih banyak, sehingga akan meningkatkan suhu udara pada siang hari.

Baca Juga:

Pas untuk Hari yang Panas, Olahan Segar Buah Mangga

Dalam dua hari terakhir, atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan relatif kering sehingga sangat menghambat pertumbuhan awan yang bisa berfungsi menghalangi panas terik matahari.

"Minimnya tutupan awan ini akan mendukung pemanasan permukaan yang kemudian berdampak pada meningkatnya suhu udara," jelas Mulyono. (Asp)

#Cuaca Panas #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Dunia
Belanda Alami Panas Malam Sangat Parah, Pemanasan Global Bisa Naikkan Suhu Capai 4 Drajat Celcius
Di Maastricht, suhu bertahan di atas 22 derajat Celsius selama tiga malam berturut-turut untuk pertama kalinya dalam catatan pengukuran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Belanda Alami Panas Malam Sangat Parah, Pemanasan Global Bisa Naikkan Suhu Capai 4 Drajat Celcius
Indonesia
Akhir Pekan Ini Pemprov DKI Bakal Kembali Lakukan OMC Biar Jakarta Diguyur Hujan
OMC hanya salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia pun mengakui OMC belum tentu sepenuhnya efektif menghasilkan hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Akhir Pekan Ini Pemprov DKI Bakal Kembali Lakukan OMC Biar Jakarta Diguyur Hujan
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan intensitas hujan sedang hingga lebat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
Indonesia
Ademkan Jakarta, BPBD Bakal Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI juga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kering yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir September.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Ademkan Jakarta, BPBD Bakal Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Olahraga
Bintang Bayern Jamal Musiala Kolaps di Final Telekom Cup Akibat Cuaca Panas, Bukan Cedera
Jamal Musiala kolaps usai mencetak gol di final Telekom Cup 2026. Bayern Munich menang 3-1 atas RB Leipzig.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
 Bintang Bayern Jamal Musiala Kolaps di Final Telekom Cup Akibat Cuaca Panas, Bukan Cedera
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Meski sebagian besar daerah mulai memasuki kondisi kering, dinamika atmosfer memicu peningkatan curah hujan dan terpaan angin kencang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 4-7 Agustus 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Diterpa Angin Kencang dan Hujan Sedang
Bagikan