Album Sakral Banda Neira 'Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti' akan Rilis dalam Format Piringan Hitam

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 16 Oktober 2024
Album Sakral Banda Neira 'Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti' akan Rilis dalam Format Piringan Hitam

Bojakrama Press akan rilis piringan hitam untuk album Banda Neira. (foto: dok/Banda Neira)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Album dari duo folk Banda Neira yaitu Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti kini hadir dalam format piringan hitam melalui Bojakrama Press, sebuah label rekaman asal Surabaya.

Kabar terbitnya piringan hitam album Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti adalah obat rindu bagi pendengar Banda Neira.

Meskipun kemungkinan reuni nyaris mustahil, tetapi mendengarkan karya Banda Neira dalam format rilisan fisik paling arkaik, adalah obat mujarab untuk memanggil ulang ingatan-ingat tentang album pamungkas Banda Neira ini sekali lagi.

Pada rilisan kali ini, repetoar-repetoar album Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti di-mastering ulang oleh Hamzah Kusbiyanto, di Raciksuara Studio. Sehingga, audio-nya akan terdengar lebih prima.

Baca juga:

Mocca Rilis Piringan Hitam Edisi Spesial dari Joyland Festival

“Perlu diketahui, saya tidak pernah memimpikan lagu yang saya bikin, berikut rekaman suara saya bernyanyi, akan dicetak dalam bentuk piringan hitam,” ucap personel Banda Neira Ananda Badudu dalam keterangan resminya.

Baik Banda Neira maupun Bojakrama Press bersepakat bahwa penerbitan album ini dalam format piringan hitam, akan dikerjakan secara kolaboratif.

Baca juga:

God Bless Lepas Album 'Anthology' dalam Format Piringan Hitam

Tak hanya antara musisi dan pihak label rekaman, tapi juga pendengar. Sedikit bocoran, nanti selain piringan hitam, akan ada sebuah zine berisi catatan-catatan pengalaman mendengar album Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti yang ditulis oleh pendengar.

"Kebahagiaan penerbitan ulang album ini bukan hanya milik band, ataupun label saja. Tapi ini adalah milik kita semua. Milik kawan-kawan yang telah bersetia dan merayakan album ini,” tambah Agus Egha dari Bojakrama.

Baca juga:

HMGNC Rilis Piringan Hitam 'Aurorae', Rayakan 20 Tahun Berkarya

Kejutan tak hanya berhenti disitu saja. Rencananya, piringan hitam album Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti ini, akan terbit dalam tiga varian warna: kuning, hijau, dan hitam.

Salah satu yang menarik di konsep penerbitan kali ini adalah, Bojakrama Press telah mempersiapkan versi khusus yang hanya bisa didapatkan di toko-toko rilisan fisik. (far)

#Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - 38 menit lalu
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 3 menit lalu
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
ShowBiz
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
mpq merilis 'Goodbye Everest (feat. Nabila Hanina)' sebagai single terakhir jelang album penuh kedua yang dijadwalkan hadir 23 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
Bagikan