Album Ketiga Dirty Ass Rilis di Empat Negara

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 08 Maret 2021
Album Ketiga Dirty Ass Rilis di Empat Negara

Dirty Ass rilis album ketiga di empat negara. (Foto: Instagram/dirtyass)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA, memiliki berbagai macam genre musik yang dimainkan masing-masing individu. Bahkan, untuk sebuah genre yang bisa dikatakan dipandang ‘sebelah mata’ oleh sebagian orang.

Salah satunya adalah Garage Punk Rock. Terbentuk sejak 2009 silam, trio garage punk asal Tangerang ini telah memuntahkan dua album penuh, Irama Penendang Bokong (2016) dan Seliar Binatang (2018) dan pada 2021, mereka kembali menghasilkan album teranyar bertajuk Distopia.

Berbeda dengan dua album sebelumnya, album Distopia akan dirilis di empat negara sekaligus, Indonesia (Necros Records), Amerika Serikat (Youth Riot Records), Jerman (Brainwasher Records) dan Rusia (City To City Records).

Baca juga:

Satu Tahun Pandemi, Ketika Pelaku Industri Musik Indonesia Harus Bertahan

"Memang di album ketiga ini sebelumnya kita ada inceran untuk label luar negeri, sistemnya kita share melalui media sosial masing-masing label dan kekumpul tiga label dari luar, Rusia, Amerika, dan Jerman." Ungkap vokal dan gitar Dirty Ass, Gerry Lainil Fauzi ketika ditemui Merah Putih, Kamis (4/3).

Trio yang digawangi oleh Bayu Samudro (drum), Gerry Lainil Fauzi (gitar/vokal), dan Gilang Fresandy (bass) juga melalui masa-masa sulit ketika pandemi datang di tahun kemarin. Sebelumnya pada 25 Januari 2021, mereka mengeluarkan dua single terlebih dahulu berjudul Cemas dan Keluh. Bahkan terdapat satu lagu tambahan berjudul Enyah yang dirilis dengan video musik belum lama ini.

Gerry mengaku, selama proses rekaman yang dimulai sejak Agustus 2020, terdapat beberapa kendala. Salah satunya pandemi yang membuat dirinya harus kehilangan pekerjaan dan tetap harus bertahan. Situasi tersebut berpengaruh dalam proses kreatif yang ditempuh olehnya.

“Karena situasi yang gue alami secara pribadi, salah satunya pandemi ini, membuat gue banyak merubah lirik di album ketiga ini. Selain itu, dari album sebelumnya gue banyak belajar soal teknis rekaman hingga membentuk sound ‘garage’ yang raw, dan gue coba terapkan di album ketiga ini,” tambahnya.

Baca juga:

Satu Tahun Pandemi, Ketika Pelaku Industri Musik Indonesia Harus Bertahan

Album ketiga Dirty Ass, Distopia bisa dikatakan lebih intens dibanding album-album sebelumnya. Dengan berbagai situasi yang dialami masing-masing personel hingga cara mereka melakukan eksperimen pada alat musik yang dimainkan.

View this post on Instagram

A post shared by Dirty Ass (@dirtyass_band)

“Album ketiga ini bisa dikatakan personal buat gue, lebih kepada mempresentasikan perasaan dengan diri sendiri dan lingkungan. Terus juga, eksperimen sendiri banyak gue coba di sound gitar, mulai dari miking hingga minta banyak channel untuk gitar,” lanjut Gerry.

Album ketiga Distopia segera rilis pada 16 Maret 2021 di Indonesia, kemudian di Amerika Serikat pada 26 Maret 2021, disusul dengan Jerman dan Rusia di April 2021. Walaupun di pandang sebelah mata, namun perjuangan yang dilakukan teman-teman Dirty Ass hingga sampai di titik ini, patut diterapkan oleh musisi/band lain. (far)

Baca juga:

‘Leave the Door Open’, Kolaborasi Bruno Mars dan Anderson Paak

#Musik Indonesia #Musisi Indonesia #Band Indie #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
ShowBiz
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Girl group A2O Lite langsung mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Bagikan