Musik

Album Chromatica Lady Gaga Mengingatkan Kita Pada Karyanya di 2009

annehsannehs - Senin, 01 Juni 2020
Album Chromatica Lady Gaga Mengingatkan Kita Pada Karyanya di 2009

Gaga banyak melibatkan musisi ternama pada Chromatica. (Foto: Entertainment Tonight)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERHATIAN industri musik internasional sedang terpaku pada album terbaru Lady Gaga bertajuk Chromatica. Selain mengandung karya-karya yang berkualitas, ketenaran album keenam dari pelantun Born This Way ini semakin bertambah karena keterlibatan musisi-musisi papan atas lainnya seperti Elton John, Ariana Grande, maupun BLACKPINK.

Baca juga:

Lady Gaga Menggandeng 3 Musisi Bertalenta di Balik Layar untuk Chromatica

Menurut Gaga sendiri, Chromatica bisa dianggap sebagai sebuah tempat inklusif yang mencampurkan segala suara dan warna yang ada. Tentunya, para penggemar pun bisa memahami maksud Gaga lewat lagu-lagu serta video klip dari album Chromatica yang penuh warna dan bisa membuat kita semua berdansa.

Musisi kelahiran 28 Maret 1986 itu pun telah kembali ke genre dance-pop yang mengingatkan kita pada karya-karyanya di tahun 2009. "Aku membuat rekaman berdansa lagi, dan lantai dansa ini menjadi milikku, aku mendapatkannya," ungkap Gaga ketika diwawancarai oleh Apple Music.

Baca juga:

Sudah Dengar Lagu Lady Gaga Bersama Ariana Grande berjudul Rain On Me?

Sebelumnya, Gaga telah menunjukkan kemampuan bermusiknya dalam berbagia album dengan aliran yang berbeda-beda. Pada 2014, Gaga menunjukkan musikalitasnya dalam aliran jazz bersama Tony Bennett lewat album Cheek to Cheek.

Dua tahun kemudian, kita bisa merasakan 'Miley Cyrus country vibes' lewat album Joanne. Pastinya kita juga tidak bisa melupakan duet emosionalnya bersama Bradley Cooper ketika menyanyikan Shallow, soundtrack dari film mereka yang berjudul A Star is Born (2018).

Lady Gaga memenangkan Oscar untuk aktingnya di film A Star is Born. (Foto: Elle)
Lady Gaga memenangkan Oscar untuk aktingnya di film A Star is Born. (Foto: Elle)

Dalam album Chromatica yang berisikan 16 lagu ini, jelas terlihat bahwa Gaga benar-benar ingin menciptakan karya pop yang murni. Setiap lagu-lagunya terdiri dari chorus yang catchy dan dieksekusi dengan sangat berkualitas oleh BloodPop dan Tchami selaku produser dari Chromatica.

Meski begitu, makna album Chromatica sendiri jauh lebih mendalam bagi Gaga. Dilansir dari NME, Gaga mengatakan bahwa menulis album ini membantunya sembuh dari rasa sakit personal yang ia derita.

Lady Gaga Chromatica. (Foto: NME)
Lady Gaga Chromatica. (Foto: NME)

"Suara adalah apa yang menyembuhkanku semasa aku hidup, dan itu lagi-lagi menyembuhkanku ketika aku membuat rekaman (album Chromatica) ini," ungkap Gaga. (shn)

Baca juga:

Artis Hollywood Ini Mengalami Kecelakaan Saat Syuting, Nomor 3 Paling Ngeri

#Lady Gaga #Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

ShowBiz
Konser Comeback BTS di Gwanghwamun Tayang Live Streaming di Netflix pada 21 Maret, Hadiah Lebaran buat ARMY Nih
Konser di Gwanghwamun akan disiarkan langsung di Netflix ke lebih dari 190 negara di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
  Konser Comeback BTS di Gwanghwamun Tayang Live Streaming di Netflix pada 21 Maret, Hadiah Lebaran buat ARMY Nih
Indonesia
Lirik Lagu 'Tanyaku' dari Sevels
Band yang bermula dari kewajiban sekolah, saat ini tumbuh menjadi semangat bermusik yang tidak bisa dihentikan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Lirik Lagu 'Tanyaku' dari Sevels
ShowBiz
SANTASANTAP Rilis EP 'RUN', Catatan Refleksi Diri dalam Balutan Reggae Soul
Unit reggae soul SANTASANTAP merilis EP kedua 'RUN' berisi refleksi ego dan kegelisahan, dengan single utama 'Ego Jatuh Berserakan'.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
SANTASANTAP Rilis EP 'RUN', Catatan Refleksi Diri dalam Balutan Reggae Soul
ShowBiz
DEABDIL Ungkap Keberanian Cinta Polos lewat Lagu 'mejikuhibini (LOPE) u'
Ceritanya menangkap momen ketika seseorang mulai menyadari perasaan kagumnya sendiri.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
DEABDIL Ungkap Keberanian Cinta Polos lewat Lagu 'mejikuhibini (LOPE) u'
ShowBiz
Vicky Mono Tinggalkan Deadsquad dan Kembali ke Burgerkill
Seiring dengan kepergian Vicky Mono, Deadsquad juga memperkenalkan Awan Graham sebagai vokalis baru yang akan mengisi posisi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Vicky Mono Tinggalkan Deadsquad dan Kembali ke Burgerkill
ShowBiz
Dewi Gita Rilis Single 'Jalir Janji', Soundtrack Film Horor 'Lastri: Arwah Kembang Desa'
Dewi Gita merilis lagu Jalur Janji sebagai soundtrack film horor Lastri: Arwah Kembang Desa. Lagu pop etnik ini menghadirkan nuansa sendu dan mistis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Dewi Gita Rilis Single 'Jalir Janji', Soundtrack Film Horor 'Lastri: Arwah Kembang Desa'
ShowBiz
'Favorite Dinner Guest': Album Debut Ricecooker tentang Cinta, Kesepian, dan Healing
Ricecooker merilis album perdana Favorite Dinner Guest yang mengangkat tema kesepian, cinta, dan koneksi emosional generasi masa kini. Simak kisah dan maknanya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
'Favorite Dinner Guest': Album Debut Ricecooker tentang Cinta, Kesepian, dan Healing
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Anugerah Terindah' Andmesh yang Kembali Viral di Media Sosial
Lagu Anugerah Terindah milik Andmesh Kamaleng kembali populer dan banyak digunakan sebagai backsound konten media sosial karena maknanya yang menyentuh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Makna Lirik Lagu 'Anugerah Terindah' Andmesh yang Kembali Viral di Media Sosial
ShowBiz
Rol3ert Rilis Single 'savior', Ungkap Perasaan Personal lewat Narasi Baru di Awal 2026
Dari sisi lirik, savior menunjukkan perubahan penting dalam proses kreatif Rol3ert.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Rol3ert Rilis Single 'savior', Ungkap Perasaan Personal lewat Narasi Baru di Awal 2026
ShowBiz
Grammy Awards 2026 Jadi Malam Penuh Sejarah, ini Daftar para Pemenang
Album Bad Bunny jadi album berbahasa Spanyol pertama yang memenangi kategori tertinggi tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 02 Februari 2026
Grammy Awards 2026 Jadi Malam Penuh Sejarah, ini Daftar para Pemenang
Bagikan