Merahputih.com - Younes Ebnoutalib akhirnya mendapatkan kesempatan untuk memperkuat timnas Jerman. Di balik panggilan tersebut, ada keputusan penting yang harus diambil penyerang Eintracht Frankfurt itu.
Ebnoutalib memiliki keterikatan dengan Maroko dan Jerman. Lahir dari keluarga keturunan Maroko yang menetap di Jerman, pemain 22 tahun tersebut mengaku mencintai keduanya dan menganggap Jerman serta Maroko sebagai tanah airnya.
Baca juga:
Florian Wirtz Tetap Dipanggil Timnas Jerman, Jurgen Klopp Tak Peduli Statistik di Liverpool
Namun, ketika peluang memperkuat Die Mannschaft datang dari pelatih Jurgen Klopp, Ebnoutalib memilih Jerman.
Terharu Masuk Timnas Jerman
Panggilan membela timnas Jerman datang lebih cepat dari perkiraannya. Ebnoutalib sebelumnya masih berkutat di kompetisi Regionalliga bersama FC Giessen sebelum melanjutkan kariernya bersama Eintracht Frankfurt.
Saya tidak pernah berpikir akan dipanggil ke skuad. Saya meneteskan air mata setelah mengetahui pemanggilan,
ujar Ebnoutalib.
"Saya memikirkan di mana saya berada beberapa tahun lalu dan betapa luar biasa hasil dari kerja keras saya."
Baca juga:
Deretan Pelatih Bintang Debut di Nations League 2026/27, Ada Zidane dan Klopp
Ebnoutalib Sempat Didekati Maroko
Sebelum menerima panggilan Jerman, Ebnoutalib juga sempat mendapat tawaran dari timnas Maroko.
Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, sudah membuka komunikasi dengan sang pemain. Namun, pembicaraan tersebut tidak berlangsung secara intensif.
"Saya sempat berbicara dengan dia, tapi tidak terlalu intensif. Saya mencintai kedua negara itu. Keduanya adalah tanah air saya. Saya pasti akan terus mendukung Maroko," kata Ebnoutalib.
Baca juga:
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Akan Dibagi 2 Tim untuk Jalani Laga Berbeda
Peran Besar Klopp
Pada akhirnya, Ebnoutalib memilih Jerman. Faktor kesempatan yang datang melalui Klopp menjadi salah satu momen penting dalam keputusan tersebut.
Dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Dia memberi kami energi positif. Ketika Klopp memanggil, saya harus datang,
ujarnya.
Anak Peraih Medali Perak Olimpiade
Latar belakang keluarga juga membuat pilihan Ebnoutalib semakin menarik. Ayahnya, Faissal Ebnoutalib, merupakan imigran asal Maroko yang pindah ke Jerman pada 1990 dan memperoleh kewarganegaraan Jerman pada 1997.
Faissal bukan sekadar pendatang biasa. Ia merupakan atlet taekwondo yang pernah membela Jerman di Olimpiade Sydney 2000 dan meraih medali perak.
Kini, sang putra mendapat kesempatan mengikuti jejaknya di level tim nasional.