Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Alasan Mengapa Super App Butuh Keamanan Ketat

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 22 November 2022
Alasan Mengapa Super App Butuh Keamanan Ketat

Keamanan para pengguna aplikasi super nantinya harus menjadi prioritas utama. (Foto: Unsplash/Thomas Lefebvre)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUPER App atau aplikasi super merupakan platform yang dikembangkan oleh suatu perusahaan dan menawarkan berbagai macam layanan dalam satu aplikasi, mulai dari layanan transportasi, e-commerce, pembayaran, dan sebagainya. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana mereka bisa menjaga keamanan sistem digital aplikasi super tersebut.

Menurut data ITSEC Asia, saat ini aplikasi super sedang gencar dikembangkan oleh bank dan perusahaan-perusahaan rintisan, bahkan pemerintah Indonesia juga berencana untuk melebur sekitar 24 ribu milik pemerintah menjadi satu aplikasi super.

Pakar keamanan siber dan Presiden Direktur ITSEC Asia, Andri Hutama Putra, mengatakan bahwa aplikasi super memiliki potensi yang sangat besar untuk bisa memberikan layanan yang praktis dan efektif kepada masyarakat. Ia juga menekankan bahwa keamanan para pengguna aplikasi super nantinya harus menjadi prioritas utama.

"Super App butuh keamanan super, karena kompleksitas pengembangan Super App juga meningkatkan resiko kemanan siber di dalamnya. Banyak tantangan dalam pengelolaan resiko keamanan untuk aplikasi super. Dalam pengembangan dan perjalanannya, aspek security harus terintegrasi dari awal inisiasi sampai dengan proses development dan operations saat berjalan,” terang Andri.

Baca juga:

Aplikasi Buatan Anak Negeri ChatAja Hentikan Layanan di Akhir 2021

Alasan Mengapa Super App Butuh Keamanan Ketat
Diperlukan upaya ekstra dalam pengujian aplikasi. (Foto: Unsplash/Scott Graham)

ITSEC Asia sebagai perusahaan keamanan siber menjelaskan tantangan-tantangan beserta aspek pengelolaan resiko keamanan yang perlu diperhatikan bagi perusahaan atau instansi yang akan mengembangkan aplikasi super.

1. Penyimpanan Data Masif Perlu Pengamanan Data secara Komprehensif dan Ketat

Ada beberapa alasan mengapa aplikasi super dapat dikatakan sebagai target memikat bagi para penjahat siber. Salah satu alasan utamanya terletak pada banyaknya data pribadi pengguna yang dikumpulkan dan dikelola di dalamnya.

Aplikasi super yang dapat melakukan segalanya akan membutuhkan banyak masukan data pengguna dan juga konektivitas data dengan berbagai layanan-layanan eksternal. Pengembang aplikasi sendiri belum tentu memiliki kontrol penuh terhadap berbagai elemen layanan yang melakukan pertukaran data di dalam aplikasi.

Oleh karena itu perlu adanya sistem keamanan komprehensif untuk menjaga data baik itu dalam fase ‘data at rest’ atau data diam tersimpan, ‘data in transit’ atau data bergerak, maupun ‘data in use’ atau data sedang dipakai.

Baca juga:

4 Jenis Aplikasi Untuk Editing Audio Podcast di Ponsel Pintar

Alasan Mengapa Super App Butuh Keamanan Ketat
Tantangan terbesarnya adalah bagaimana mereka bisa menjaga keamanan sistem digital aplikasi super tersebut. (Foto: Unsplash/Bruce Mars)


2. Semakin Banyak Layanan, Semakin Banyak Permukaan yang Perlu Dilindungi

Berbagai layanan yang dimunculkan di dalam aplikasi super juga memperbanyak permukaan yang dapat menjadi potensi serangan. Sebab, setiap layanan baru akan membawa komponen yang terhubung melalui Application Programming Interface (API) untuk saling berkomunikasi. Ini membuat ada banyaknya potensi kerentanan pada jalur-jalur koneksi layanan di dalam aplikasi yang dapat dieksploitasi.

Untuk melindungi koneksi antar layanan, penting untuk menyembunyikan panggilan API menggunakan metode obfuscation atau penyamaran kode dan melindungi kredensial API dengan enkripsi. Selain itu metode Runtime Application Self Protection (RASP) memungkinkan adanya fungsi keamanan dalam aplikasi itu.

3. Perkembangan Cepat Aplikasi Super Perlu Kecepatan Perbaikan Security Bug

Aplikasi super pada praktiknya selalu berkembang sangat cepat mengikuti kebutuhan gaya hidup pengguna. Pembaruan yang terus menerus tersebut perlu dibarengi pengecekan dan identifikasi bug/error yang dapat menjadi celah keamanan. Diperlukan upaya ekstra dalam pengujian aplikasi, mencari security bugs, dan melakukan patching untuk menutup celah keamanan.

"Dengan kepopuleran Super App saat ini, maka penting untuk membangun infrastruktur keamanan siber yang kuat untuk melindungi pengguna dari potensi kejahatan siber yang mengintai. Selain itu sistem keamanan siber juga penting bagi perusahaan atau instansi penyedia Super App agar dapat membangun kepercayaan publik dan juga memberikan pengalaman yang baik untuk pengguna,” tutup Andri. (and)

Baca juga:

Pentingnya Aplikasi Adaptif untuk Pengalaman Digital Terbaik

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
OPPO Find X10 Pro Max kabarnya akan membawa tiga kamera 200MP. HP tersebut digadang-gadang sebagai flagship paling gahar.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
Tekno
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Spesifikasi Redmi Note 17 dan Note 17 Pro kini sudah terungkap. HP itu akan rilis 14 Juli 2026.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Tekno
Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra, Tembus Rp 56 Juta!
Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra akan rilis 22 Juli 2026. Kini, bocoran harganya sudah terungkap.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra, Tembus Rp 56 Juta!
Tekno
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Biaya produksi iPhone 18 Pro Max kemungkinan akan naik. Hal itu dikarenakan harga komponennya meningkat hampir Rp 5,4 juta.
Soffi Amira - Jumat, 10 Juli 2026
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Bagikan