Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Alasan Jakpro Rahasiakan Desain Stadion BMW

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 10 Januari 2019
Alasan Jakpro Rahasiakan Desain Stadion BMW

The Jakmania hadiri konvoi perayaan gelar juara Liga 1 Persija Jakarta, Sabtu (15/12). Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto mengatakan pembangunan kawasan Stadion BMW akan dimulai pada Maret tahun ini, namun desain kawasan itu masih dirahasiakan.

"Desain sudah ada lho. Tapi jangan tanya itu ya karena itu 'confidential', nanti bocor ke kontraktor repot," katanya di Jakarta, Kamis.

Sedangkan untuk pendanaannya, meski Jakpro mendapat penyertaan modal daerah (PMD), pihaknya akan tetap bekerjasama dengan pihak ketiga. "PMD sudah disetujui untuk stadion," katanya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

"Kita dapat PMD untuk stadion. Tapi pembangunan kawasannya nanti Jakpro akan bekerjasama dengan pihak ketiga. Gak mungkin dong PMD digunakan untuk membiayai kawasan komersial," kata Dwi.

Untuk target penyelesaian, Dwi menargetkan proses pembangunan akan memakan waktu tiga tahun.

"Tiga tahun, 2021. Mau 'groundbreakingnya', Agustus mau Maret pokoknya 2021 harus jadi. Kasihan teman-teman Persija," kata Dwi. (*)

#Stadion BMW
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan