MerahPutih.com - Johor Darul Ta’zim (JDT) mengirim sinyal bahaya kepada lawan berikutnya di ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027, termasuk Persib Bandung. Itu lewat kemenangan besar 6-0 atas PKR Svay Rieng asal Kamboja.
Kemenangan besar di Stadion Sultan Ibrahim tersebut bukan sekadar hasil akhir. Pelatih JDT, Xisco Munoz, mengungkapkan bahwa keberhasilan timnya berawal dari analisis mendalam terhadap permainan lawan dan penerapan taktik yang tepat.
Analisis Taktik Jadi Senjata JDT, Persib Harus Bersiap
Munoz menjelaskan, tim pelatih JDT sudah mempelajari perubahan gaya bermain PKR Svay Rieng di bawah arahan Matthew McConkey. Mereka juga mengantisipasi strategi penjagaan satu lawan satu yang bertujuan memutus pergerakan gelandang JDT.
Baca juga:
Kami menemukan bahwa lawan bermain dengan gaya berbeda dibandingkan musim lalu. Mereka menerapkan penjagaan satu lawan satu dan berusaha membatasi pergerakan gelandang kami,
kata Munoz dikutip dari Berita Harian.
Menurutnya, JDT sempat menghadapi kesulitan pada babak pertama karena gelandang bertahan lawan mampu mengganggu aliran bola. Namun, situasi berubah setelah jeda ketika para pemain mulai mengendalikan tempo dan memanfaatkan ruang dengan lebih efektif.
“Pada babak kedua, kami berhasil mengatasi tekanan dan mengendalikan permainan. Para pemain memahami kapan harus memperlambat tempo dan kapan harus mempercepat aliran bola,” ujarnya.
Munoz menambahkan, pergerakan tanpa bola dan koordinasi lini serang menjadi faktor penting. JDT mampu membangun serangan melalui tengah sekaligus mengirimkan umpan ke ruang kosong di belakang pertahanan lawan.
Staf pelatih JDT juga telah mempelajari penampilan PKR Svay Rieng saat menghadapi Machida Zelvia di AFC Champions League Two. Analisis tersebut membantu mereka mengenali kekuatan dan kelemahan lawan sebelum pertandingan.
Pendekatan taktik yang berjalan efektif itu menjadi modal penting bagi JDT.
Marcos Guilherme Puji Kerja Keras Tim
Pemain terbaik pertandingan, Marcos Guilherme, turut menyoroti pentingnya kerja keras dan komunikasi dengan pelatih di balik kemenangan telak JDT.
Baca juga:
Guilherme juga mengingatkan bahwa perjalanan kompetisi domestik dan internasional masih panjang sehingga para pemain harus menjaga kondisi fisik dan mental.
Hasil melawan PKR Svay Rieng menjadi peringatan bagi Persib bahwa JDT memiliki kemampuan mengubah analisis lawan menjadi keunggulan di lapangan. Maung Bandung perlu menyiapkan antisipasi matang jika tak ingin menjadi korban raksasa Malaysia itu.
JDT selanjutnya menghadapi wakil Vietnam Cong An Ha Noi pada 19 November, sebelum berhadapan dengan Shan United pada 10 Desember. Mereka akan menutup tahun di kandang Persib Bandung pada 17 Desember, sebelum menjalani dua lagi pada 2027.