MerahPutih Nasional - Pendeta Charlie Burrows mengatakan bahwa Rodrigo Gularte, terpidana mati kasus narkoba asal Brasil, mendengar suara-suara aneh dan tidak sadar bahwa dirinya akan dieksekusi saat itu.
Rodrigo Gularte memang dikabarkan mengalami penyakit kejiwaan paranoid schizophrenia dan bipolar di mana penderitanya akan sering mendengar suara-suara aneh, halusinasi berlebihan, dan kehilangan reaksi dengan realita di kehidupannya.
Charlie Burrows, yang merupakan pendeta pendamping Rodrigo Gularte saat akan dieksekusi mengungkapkan bahwa ia telah berusaha mempersiapkan Rodrigo secara rohani. Namun Rodrigo tampak tak sadar dengan apa yang ia akan hadapi saat itu.
“Menurutnya, suara–suara itu nyata,” ucap Pendeta Charlie seperti dilansir BBC. “Dia mengatakan, ‘Tidak, aku tidak akan dieksekusi. Aku akan pulang ke Brasil tahun ini.”
“Aku pikir dia tahu dengan apa yang terjadi, tapi saat para pengawas membawanya kembali ke sel tahanan, dia berkata lagi padaku,’Bapak, apa aku akan dieksekusi?”
Seperti yang diberitakan, Rodrigo dimakamkan di Brasil sesuai dengan permintaan terakhirnya agar dekat dengan pihak keluarganya.
Baca Juga:
Persemayaman Rodrigo Gularte, Terpidana Mati Kasus Narkoba
Eksekusi Mati Mary Jane Ditunda