Aksi Bela Islam Uighur 2112 Paksa Polisi Tutup Jalan Sekitar Kedubes China

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 21 Desember 2018
Aksi Bela Islam Uighur 2112 Paksa Polisi Tutup Jalan Sekitar Kedubes China

Penutupan jalan dan pengalihan arus. Foto: NET

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian menutup beberapa ruas jalan di area Mega Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar kawasan Gedung Kedutaan Besar China saat aksi bela Uighur "2112" yang digelar sejumlah kelompok umat Islam, Jumat (21/12) mulai pukul 13.00 WIB.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, ruas sisi kiri Jalan Dr Ide Anak Agung Gde Agung, Jalan Mega Kuningan Barat, Jalan Mega Kuningan Barat VIII, dan Jalan Mega Kuningan Barat IX ditutup untuk umum, khususnya untuk kendaraan roda empat. Dilansir Antara, ruas jalan itu merupakan areal yang mengelilingi Kedutaan Besar China dan Kediaman Duta Besar China.

Pengendara roda dua dan roda empat dari kawasan Mega Kuningan dan Jalan Prof Dr Satrio yang ingin mengarah ke depan Kedubes China tidak dapat belok ke kiri masuk Jalan Dr Ide Anak Agung Gde Agung. Akibatnya, masyarakat yang ingin mengunjungi Kedubes China dan gedung-gedung sekitarnya harus berjalan kaki.

Minoritas Uighur (@tabishmehdi_)

Tak hanya itu, ratusan anggota dari TNI dan Polri telah siaga di areal depan Kedubes China, Kediaman Dubes China, dan beberapa ruas jalan sekitarnya. Pengamanan berupa pagar kawat berduri pun telah dipasang mengitari areal Kedubes China, berikut jajaran mobil-mobil taktis dari Polda Metro Jaya telah terparkir di beberapa ruas jalan.

Kelompok massa "Aksi Bela Kemanusiaan 2112" terlihat mulai berkumpul di depan Kedutaan Besar China Jalan Mega Kuningan Nomor 2 Jakarta Selatan pada pukul 13.00 WIB. Aksi itu merupakan tanggapan terhadap kebijakan pemerintah China terhadap kelompok muslim Uighur yang dinilai keras oleh beberapa umat Islam di Indonesia. (*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan